Daerah  

Sumsel United Jalani 3 Laga Uji Coba Selama TC di Yogyakarta, Setelah Berlatih di Brunei Darussalam


Sumsel United Lanjutkan Program TC di Yogyakarta

Setelah sepekan berlatih di Brunei Darussalam, skuat Sumsel United kembali melanjutkan program Training Center (TC) mereka ke Pulau Jawa. Kali ini, tim asuhan Nil Maizar akan menjalani pemusatan latihan di kota Yogyakarta. Tujuan dari TC ini adalah untuk memanaskan mesin para pemain menjelang kompetisi Pegadaian Championship League 2025/26 yang akan bergulir pada September mendatang.

Selama masa TC di Yogyakarta, Sumsel United akan menggelar beberapa sesi latihan intensif. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan chemistry antar pemain. Selain itu, tim juga direncanakan akan melakukan tiga laga uji coba melawan klub-klub kontestan Liga 2 Indonesia. Rencananya, laga uji coba tersebut akan melibatkan PSS Sleman, Kendal Tornado FC, dan ditutup dengan pertandingan melawan Persipura Jayapura.

Fokus pada Perbaikan Taktik dan Strategi

Pelatih Sumsel United, Nil Maizar, menyatakan bahwa TC di Yogyakarta bukan hanya sekadar latihan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ada dalam permainan tim. Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap performa tim saat bertahan maupun menyerang, serta peningkatan kemampuan dalam situasi set piece.

“Kita kumpulkan semua pemain Sumsel United, tidak hanya yang kemarin ikut latihan di Brunei Darussalam, tapi juga pemain-pemain yang menyusul dari Palembang,” ujar Nil Maizar. “Selama sepuluh hari di Yogyakarta, kami ingin melakukan perbaikan segala hal yang kurang, baik dalam pertahanan maupun serangan.”

Latihan Intensif di Lapangan YIS

Sesuai rencana, para pemain Sumsel United tiba di Yogyakarta pada pagi hari dan langsung memulai sesi latihan di lapangan Yogyakarta Independen School (YIS) pada sore hari. Tim mengenakan kostum berwarna hijau dan memulai latihan dengan penguatan stamina dan kondisi tubuh. Pelatih fisik, Dino Sefrianto, memimpin sesi pemanasan, sementara pelatih kiper, Sahari Gultom, mengawasi latihan penjaga gawang.

Seluruh sesi latihan dipimpin langsung oleh head coach Nil Maizar, didampingi oleh asisten pelatih seperti Amirul Mukminin, Mahyadi Panggabean, dan Nur Iskandar. Selain itu, staf analis Dinar Bayu Aji juga turut terlibat dalam proses evaluasi dan pengembangan strategi.

Evaluasi Setelah Kekalahan Lawan DPMM FC

Setelah kekalahan yang dialami oleh Sumsel United melawan DPMM FC, Nil Maizar tampaknya ingin memastikan agar kesalahan yang sama tidak terulang. Setelah sesi pemanasan dan penguatan kondisi, pelatih mengambil alih latihan dan memberikan instruksi kepada seluruh pemain.

Nil Maizar mengajarkan kepada pemain untuk selalu mencari ruang kosong dalam permainan dan memilih opsi umpan yang terdekat. Ia juga menekankan pentingnya tekanan terhadap lawan yang sedang menguasai bola, sehingga lawan tidak memiliki ruang untuk bergerak bebas.

“Ayo dipress jangan biarkan bebas memegang bola,” ujarnya. Selain itu, ia juga memperagakan cara bergerak setelah mengoper bola, agar bisa membuka momentum bagi rekan yang sedang memegang bola.

“Setelah mengoper bola, terus bergerak,” tambahnya.

Dengan program TC yang telah dirancang secara matang, Sumsel United berharap dapat tampil lebih optimal dalam kompetisi musim depan. Dengan fokus pada perbaikan taktik, strategi, dan kekompakan tim, pelatih Nil Maizar optimistis bahwa skuatnya akan siap menghadapi tantangan yang akan datang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *