Daerah  

MotoGP 2026 – Marc Marquez bagaikan raksasa bagi bos Aprilia dalam persaingan juara


Bos Aprilia, Massimo Rivola, menyebut Marc Marquez layaknya raksasa bagi timnya dalam persaingan menuju gelar juara MotoGP 2026.

Marc Marquez kembali meramaikan persaingan juara MotoGP yang sudah memasuki seri ke-14.

The Baby Alien merangsek ke peringkat kedua klasemen dengan 237 poin setelah kemenangannya di Aragon.

Marquez kini hanya terpaut 19 poin dari pemuncak klasemen, Jorge Martin.

Rivola kembali angkat topi untuk pesaing kuat para pembalapnya tersebut.

Diakuinya, tidak mudah bagi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi untuk mengejar Marquez di MotoGP Aragon 2026.

“Kami tahu kami memiliki lawan seperti Marquez, yang merupakan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah,” kata Rivola dikutip dari Motorsport.

“Mendapatkan kehormatan untuk mencoba mengalahkannya adalah hal yang fantastis.”

“Ini adalah motivasi yang besar dan kami akan terus berusaha hingga akhir,” imbuhnya.

Rivola tidak ingin pembalapnya berkecil hati.

Harapan itu masih ada karena terdapat sembilan seri menanti di depan.

Rivola juga menekankan bahwa saat ini mereka sedang bersaing dengan Marquez yang dianggapnya sebagai raksasa.

Jika Bezzecchi dan Martin terbiasa memenangi balapan, maka Marquez jauh lebih terbiasa karena sudah mengantongi tujuh gelar.

Kecerdasan dan kemampuan Marquez menjadi pelajaran bagi tim Aprilia untuk meniru gaya balapnya.

“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak didik saya bahwa kita tidak boleh berkecil hati ketika kita hanya meraih posisi keempat, kelima, atau bahkan ketiga,” ucap Rivola.

“Kita memang terbiasa dengan hasil yang baik dan sangat cepat, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa kita sedang berjuang melawan raksasa dan melawan orang-orang yang jauh lebih terbiasa menang daripada kita.”

“Tentu saja, jika ada satu orang yang percaya bahwa Bezzecchi dan Martin bisa menjadi juara dunia sejak tahun lalu, orang itu adalah saya.”

“Memang benar bahwa kami telah mengambil langkah yang tepat, termasuk, yang terbaru, langkah-langkah untuk masa depan, tetapi itu tidak cukup.”

“Kami di sini untuk berjuang, dan kami harus membawa ini sampai ke balapan terakhir,” tegasnya.

Terakhir, Rivola berharap pembalapnya bisa mengikuti pola pikir Marquez tentang konsistensi dan momentum.

Pembalap asal Spanyol itu dinilai telah mengukur kemampuannya di setiap seri.

“Saya rasa ada hal lain yang bisa kita pelajari dari Marc,” ucap Rivola.

“Jika Anda melihat Mugello dan Silverstone, sepertinya dia kesulitan, tetapi pada kenyataannya, dia membawa pulang hasil yang baik tanpa mengambil risiko apa pun, karena dia tahu konsistensi adalah hal yang paling penting.”

“Kemudian, ketika saatnya untuk memberikan kemenangan, karena dia tahu dia yang terkuat, dia melakukannya.”

“Jadi, ada banyak hal yang perlu kita pelajari darinya, dari kecerdasan dan kemampuannya, karena Anda memiliki itu atau tidak.”

“Tetapi selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari dari para pembalap terkuat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *