Pengembangan Literasi Melalui Pelatihan Mendongeng dan Membaca Nyaring
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sekar Ananda terus berupaya memperkuat literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pelatihan mendongeng dan membaca nyaring, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan kemampuan menyampaikan cerita secara menarik.
Kegiatan ini diadakan di Gedung Aisyiyah, jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal, pada Jumat (3 Oktober 2025). Acara kali ini khusus diperuntukkan bagi anak-anak di Panti Asuhan Putri Aisyiyah. Sebanyak 50 peserta hadir dalam pelatihan yang dinamakan Jurus Rame-rame Baca Dongeng dan Latihan Membaca Nyaring (Juragan Lentera).
Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak senang dan tertarik dengan materi yang disampaikan. Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk belajar cara mendongeng dengan baik, termasuk penggunaan intonasi yang tepat, ekspresi wajah yang menarik, serta emosi yang mampu membuat dongeng hidup.
- Dalam pelatihan ini, peserta juga diajarkan bagaimana membuat dongeng yang menarik dan mudah dipahami. Materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan meriah agar dapat lebih mudah dipahami oleh peserta.
- Para peserta diajak untuk berlatih secara langsung, sehingga mereka bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat.
- Setelah pelatihan, akan dilakukan pemilihan dongeng terbaik yang akan dikumpulkan dan dicetak menjadi buku antologi.
Pengelola TBM Sekar Ananda, Hj. Yunieti Utami, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan amanat dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dalam rangka pengembangan literasi masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan membaca nyaring, serta mendorong minat baca di kalangan anak-anak.
“Setelah mengikuti Juragan Lentera, diharapkan peserta bisa lebih percaya diri dalam mendongeng atau membacakan cerita. Mereka juga diharapkan mampu menularkan semangat literasi kepada masyarakat sekitar,” ujar Eti, sapaan akrab Yunieti Utami.
Selain itu, pihak TBM juga memberikan hadiah kenang-kenangan untuk Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kota Tegal sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam acara ini.
Pemateri dan Aktivitas dalam Pelatihan
Pelatihan Juragan Lentera dihadiri oleh beberapa pemateri yang berkompeten di bidangnya. Di antaranya adalah Ketua PWI Kota Tegal, Meiwan Dani Ristanto, dan Direktur Penyiaran LPPL Sebayu FM, Indriati Laksmi Putri. Mereka memberikan materi yang berharga dan menarik bagi peserta.
Selain sesi teori, peserta juga melakukan praktik langsung dalam membuat dongeng. Hal ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan berbicara dan menyampaikan cerita secara efektif.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi cerita mereka sendiri. Cerita-cerita yang dibuat selama pelatihan akan dikumpulkan dan dijadikan bahan cetak dalam bentuk buku antologi. Ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan usaha para peserta.
Harapan dan Tantangan Ke depan
Dengan adanya pelatihan seperti Juragan Lentera, diharapkan minat baca dan kemampuan berbicara di kalangan anak-anak semakin berkembang. TBM Sekar Ananda berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang, agar semakin banyak anak-anak yang terlibat dalam program pengembangan literasi.


