Daerah  

Bupati Tasik Dorong Pengajian Rutin untuk Perkuat Hubungan dengan Masyarakat


Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Akan Gelar Pengajian Rutin di Tingkat Kecamatan dan Desa

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memiliki rencana untuk melaksanakan pengajian rutin hingga tingkat kecamatan dan desa. Rencana ini disampaikan oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, setelah menghadiri pengajian rutin tingkat kabupaten yang diikuti oleh pegawai negeri sipil (ASN) di Masjid Agung Baiturrahman, Singaparna, Jumat (3/10/2025).

β€œIntinya kami istiqomah sesuai dengan rencana saya dari awal, bahwa ada pengajian tingkat kabupaten. Dan kami mendorong nanti ada pengajian di tingkat kecamatan dan desa,” ujar Cecep saat berbicara kepada wartawan.

Pengajian rutin yang sudah berjalan selama ini terbukti lancar dan banyak diminati oleh ASN serta masyarakat. Kegiatan ini juga bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi momentum penting untuk menjaga silaturahmi antara pegawai dan pimpinan, serta melakukan muhasabah diri dalam melayani masyarakat.

Menurut Cecep, materi pengajian di setiap daerah atau kecamatan akan dibuatkan dengan konsep umum dari tingkat kabupaten. Hal ini dimaksudkan agar semua pengajian tetap sejalan dengan tujuan dan pesan yang ingin disampaikan.

Manfaat Pengajian Rutin

Melalui pengajian rutin, pemerintah berharap dapat memperkuat silaturahmi, komunikasi antara pegawai dengan pimpinan, serta meningkatkan kekompakan dalam melayani masyarakat. Pengajian juga menjadi ajang untuk saling mengingatkan dan memperbaiki diri dalam menjalankan tugas sehari-hari.

β€œIntinya bagaimana momentum kita dalam melayani masyarakat ini bukan hanya sekadar bersandar pada kemampuan kita saja. Tapi sesungguhnya kita bisa melakukan banyak hal itu, karena pertolongan Allah SWT,” kata Cecep.

Keterlibatan Masyarakat

Selain ASN, masyarakat juga turut serta dalam pengajian rutin yang digelar. Kehadiran masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang khusus bagi pegawai pemerintah, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan warga.

Dengan adanya pengajian di tingkat kecamatan dan desa, diharapkan masyarakat dapat lebih terlibat dalam proses pembangunan dan pelayanan publik. Selain itu, pengajian juga menjadi media untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan moral yang baik.

Tantangan dan Persiapan

Meski rencana pengajian di tingkat kecamatan dan desa telah diumumkan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah kesiapan para pengisi acara atau pemateri di tingkat bawah. Untuk itu, pemerintah akan memberikan bimbingan dan pelatihan agar materi yang disampaikan sesuai dengan harapan.

Selain itu, persiapan logistik dan tempat pelaksanaan juga menjadi perhatian utama. Dengan begitu, pengajian dapat berjalan dengan lancar dan nyaman bagi peserta.

Kesimpulan

Pengajian rutin yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan rencana pengajian di tingkat kecamatan dan desa, diharapkan semangat kebersamaan dan kerja sama dapat terus terjalin.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *