Layanan Angkutan Perintis DAMRI di Surabaya Dukung Distribusi Barang Petani dan Pedagang Kecil
Distribusi barang dari petani dan pedagang kecil kini mendapatkan dukungan tambahan melalui layanan angkutan perintis yang diberikan oleh DAMRI. Layanan ini hadir di Surabaya dengan jadwal operasional pagi dan siang, bertujuan untuk mempermudah akses pasar sekaligus menekan biaya logistik.
General Manager DAMRI Cabang Surabaya, Heru Warsono, menyatakan bahwa layanan ini berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah. Sepanjang semester pertama tahun 2025, lebih dari 3.000 pelanggan telah memanfaatkan layanan angkutan tersebut. Menurutnya, angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha dan petani, akan transportasi publik yang andal dan terjangkau.
Jadwal Operasional dan Rute Layanan
Layanan DAMRI beroperasi setiap hari dengan keberangkatan pukul 07.00 dari titik awal dan pukul 12.00 dari arah sebaliknya. Rutenya mencakup beberapa wilayah penting seperti Mojoagung – Wonosalam, Desa Marmoyo – Terminal Ploso, Terminal Type C Angkot Nganjuk – Desa Ngetos, Terminal Type C Angkot Nganjuk – Desa Jatikalen, serta Pelabuhan Batu Guluk – Kecamatan Kangayan.
Tarif perjalanan yang ditetapkan berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per orang. Heru menjelaskan bahwa biaya tersebut relatif terjangkau, sehingga para pedagang dan petani bisa mengalokasikan lebih banyak modal usaha untuk kebutuhan lain.
“Inovasi layanan angkutan ini diyakini mampu mempercepat distribusi barang, memperluas jangkauan pasar, dan mengoptimalkan pasokan kebutuhan pokok di berbagai daerah. Kami berharap langkah ini dapat mengurangi biaya logistik, menghemat waktu tempuh, serta meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Heru.
Komitmen DAMRI dalam Memperluas Jaringan Transportasi
DAMRI juga menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan transportasi perintis yang terintegrasi dengan kebutuhan pedagang, petani, UMKM, dan pemerintah daerah. Layanan ini dirancang agar dapat menjadi mitra distribusi barang dan mobilitas warga yang efektif.
“Kami yakin peran DAMRI sebagai mitra distribusi barang dan mobilitas warga dapat mendorong pemerataan ekonomi dan memperkuat pertumbuhan sektor perdagangan lokal,” tutur Heru.
Manfaat yang Dirasakan Masyarakat
Layanan angkutan perintis ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan petani. Dengan adanya layanan ini, mereka tidak lagi kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian atau barang dagangan ke pasar. Biaya transportasi yang terjangkau juga membantu mengurangi beban finansial mereka.
Selain itu, penggunaan layanan ini juga membantu mengurangi kemacetan di jalanan utama kota Surabaya. Dengan rute yang terencana dan jadwal yang teratur, pengguna transportasi umum bisa lebih efisien dalam melakukan perjalanan.
Tantangan dan Solusi yang Dihadapi
Meskipun layanan ini memberikan banyak manfaat, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah armada yang tersedia. Namun, DAMRI berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas layanan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
Selain itu, DAMRI juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberikan pelatihan kepada para pengemudi dan staf layanan. Hal ini dilakukan agar pengguna layanan merasa nyaman dan aman saat menggunakan angkutan perintis DAMRI.
Kesimpulan
Layanan angkutan perintis DAMRI di Surabaya merupakan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani dan pedagang kecil. Dengan jadwal operasional yang teratur, tarif yang terjangkau, serta rute yang luas, layanan ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
