Surabaya mediaawas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat melakukan penataan menyeluruh di kawasan Jalan Pucang Anom.
Upaya tersebut untuk mengurai titik kemacetan parah sekaligus mengantisipasi potensi genangan air di sekitar area Pasar Pucang Anom. Senin (24/08/2026)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengungkapkan penataan ini berawal dari inspeksi langsung yang dilakukannya setelah mendapati arus lalu lintas di kawasan tersebut kerap lumpuh, baik pada pagi maupun malam hari.
“Beberapa hari yang lalu saya lewat Pasar Pucang. Pagi macet, malam macet. Ternyata semakin banyak orang yang jualan di bahu jalan,” kata Eri dalam keterangan resminya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Eri menambahkan, “penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di bahu jalan bukan bentuk larangan berjualan, melainkan penataan agar fungsi fasilitas umum kembali optimal.”
“Keberadaan PKL di bahu jalan selama ini juga dinilai merugikan para pedagang resmi yang berjualan di dalam pasar,” tuturnya
“Sebagai solusinya, Pemkot Surabaya memindahkan para PKL bahu jalan ke lantai dua Pasar Pucang Anom” paparnya
“Sementara itu, bahu jalan akan dikembalikan sepenuhnya untuk jalur kendaraan roda dua dan roda empat” imbuhnya
“Jadi PKL diminta pindah dari bahu jalan bukan berarti mereka tidak boleh berjualan. Mereka boleh berjualan, tapi di tempat yang sesuai, yaitu di lantai dua. Doakan pedagang yang kami pindah tetap ramai seperti biasanya,” ungkap Eri.
“Selain relokasi pedagang, Pemkot Surabaya juga fokus membenahi infrastruktur drainase” tambahnya
“Saluran air di sepanjang kawasan Pasar Pucang Anom yang selama ini tertutup lapak pedagang akan dibongkar total dan dikeruk menggunakan ekskavator untuk menyedot endapan lumpur” tuturnya
“Saluran ini sudah lama tidak bisa dikeruk karena dibuat jualan. Nanti akan kita bongkar semua salurannya mulai dari ujung sampai ujung pakai ekskavator untuk ambil endapan lumpurnya,” ujar Eri.
“Setelah pengerukan selesai, area di atas saluran air akan ditata ulang dan diaspal hingga menyatu dengan bahu jalan” pungkasnya
“Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menerapkan skema parkir satu sisi untuk mencegah timbulnya hambatan samping lalu lintas” paparnya
“Dengan penataan terpadu ini, Pemkot Surabaya menargetkan kawasan Jalan Pucang Anom bebas dari kemacetan, terlihat rapi, terbebas dari genangan air hujan, serta memberikan keadilan dan perlindungan bagi pedagang resmi di dalam pasar,” tutup Eri Cahyadi (Rd)*












