Daerah  

Bayu – PA Sidoarjo: Meningkatnya Perceraian Karena Ekonomi


Sidoarjo mediaawas.com – Tingkat perceraian kota Sidoarjo meningkat pesat saat terjadinya pandemi tahun 2020. Karena 2 tahun masyarakat tidak bisa beraktifitas dengan baik sehingga mempengaruhi kegiatan mereka untuk mencari nafkah. Senin, 24/08/2026

Menurut Bayu Endragupta, “Kasus perceraian paling tinggi adalah kasus Ekonomi, lalu Perselingkuhan, KDRT, kemudian di tinggal pergi tanpa pesan, perjudian,” tuturnya

Bayu menambahkan, “jika di ambil rata-rata total banyaknya Kasus perceraian tahun 2025, gugat cerai dari pihak wanita: 3396 kasus dan cerai talak dari pihak pria: 1136 kasus, jadi total keseluruhan nya adalah 4532 kasus di tahun2025” terangnya

“Data awal tahun 2026 sampai bulan Juli saat ini total kasus perceraian, Gugat Cerai dari pihak wanita: 2140 kasus dan Cerai talak dari pria: 761 kasus. Dari sini bisa terlihat penggugat paling banyak adalah wanita dengan alasan tidak pernah di nafkahi secara ekonomi dan alasan si suami karena faktor pekerjaan sekarang sangat sulit, sehingga menjadi pemicu perceraian meningkat di kota Sidoarjo” tambahnya

“Memang dalam sebuah rumah tangga yang harus di perkuat untuk saat ini adalah mental dulu untuk menghadapi perkembangan ekonomi saat ini memang sulit, dan semuanya terkena dampaknya terkhusus menengah ke bawah” terangnya

“Sebelum sidang, kami sudah mediasi ke dua belah pihak untuk berpikir kembali sebelum sidang di gelar, dan bagaimana cara memikirkan anak-anaknya kedepan. Tetapi jika keputusan si penggugat tetap ingin cerai kami tidak bisa memaksa mereka untuk damai, maka sidang akan di lanjut” ungkapnya

“Harapan kami, agar suami istri saat membangun sebuah rumah tangga yang harus di jadikan modal awal untuk saat ini adalah mental yang kuat untuk menghadapi krisis ekonomi terjadi di negeri ini haruslah di hadapi bersama-sama, mencari jalan keluar bersama-sama dan kembali lagi memori kita saat akad nikah kedua pasangan pertama kali itu untuk apa? Kalau hanya ingin mengejar status menjadi suami istri tanpa dasar cinta buat apa menikah? Ini saran dan harapan kami untuk semua pasangan yang sudah menikah dan yang akan menikah berpikirlah yang matang, komitmen harus di jaga sampai maut memisahkan kita itukan janji kita di hadapan penghulu saat kita menikah?” Tutupnya (Rd)*


Penulis: Rudi Siswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *