Daerah  

Tiga Berita Teratas: Israel Pindahkan Penduduk Palestina, Badai di Vietnam


Top 3 Berita Dunia

Berikut adalah tiga berita terkini yang menjadi perhatian global:

1. Israel Mengusir Penduduk Palestina dari Gaza, Dicap Teroris Bila Bertahan

Israel mengancam puluhan ribu penduduk yang masih tinggal di Kota Gaza untuk segera meninggalkan wilayah tersebut. Pihak Israel menyatakan bahwa ini adalah kesempatan terakhir bagi warga Palestina untuk melarikan diri atau menghadapi serangan penuh dari militer mereka. Menteri Pertahanan Israel, Katz, dalam unggahan di X pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, menegaskan bahwa siapa pun yang tetap bertahan akan dianggap sebagai teroris dan pendukung teror.

Serangan terus-menerus terhadap kota Gaza telah meruntuhkan pusat perkotaan terbesar di wilayah tersebut. Setiap hari, puluhan orang tewas, sementara sejumlah bangunan tempat tinggal dan sekolah hancur. Banyak warga Palestina memilih untuk melarikan diri ke wilayah selatan, yang sering menjadi target serangan.

Menurut laporan Al Jazeera, militer Israel memerintahkan warga untuk pergi. Namun, pengungsi tersebut kemudian dikejar oleh helikopter, drone, dan tank, menciptakan kekacauan dan rasa takut. Sebagian besar alasan warga tidak meninggalkan Gaza adalah karena ketakutan dan intimidasi yang diciptakan oleh militer Israel.

2. Israel Cegat Kapal Terakhir Global Sumud Flotilla

Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan bahwa empat warga negara Italia yang bergabung dengan Global Sumud Flotilla telah dideportasi, dan aktivis lainnya sedang dalam proses pendeportasian. Militer Israel telah membubarkan seluruh armada kemanusiaan yang berusaha menerobos blokade di Gaza. Ratusan aktivis dari puluhan kapal telah ditangkap.

Dilansir dari Al Arabiya, rekaman video langsung menunjukkan pasukan Israel memaksa masuk ke kapal terakhir pada Jumat pagi. Kapal Marinette, yang berbendera Polandia dan diawaki enam orang, merupakan kapal terakhir dari Armada Global Sumud Flotilla yang direbut Israel.

“Israel ingin mengakhiri prosedur ini secepat mungkin,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah unggahan di X. Mereka mengklaim bahwa 461 aktivis yang ditahan dalam kondisi aman dan sehat. Sebelumnya, Global Sumud Flotilla meminta Israel untuk membebaskan semua aktivisnya.

Melalui panggilan video dengan penyelenggara armada pada Kamis malam, kapten Australia yang hanya menyebut dirinya Cameron menjelaskan bahwa kapal tersebut awalnya mengalami masalah mesin dan tertinggal dari rombongan utama. “Kapal kini berlayar menuju Gaza,” ujarnya.

3. Topan Bualoi di Vietnam Sebabkan 51 Orang Tewas, Kerugian Tembus Rp 10 T

Topan Bualoi bersama banjir dan tanah longsor di Vietnam telah menyebabkan 51 orang tewas. Sebanyak 14 orang dilaporkan hilang dan 164 orang terluka. Badai diperkirakan menimbulkan kerugian hingga 15,9 triliun Dong Vietnam atau setara Rp 10 triliun, menurut laporan Otoritas Manajemen Bencana dan Tanggul Vietnam yang dikutip dari Xinhua.

Topan Bualoi merusak atau menenggelamkan lebih dari 238.000 rumah, menggenangi hampir 89.000 hektar sawah dan tanaman lainnya. Topan juga menyebabkan kerugian pada lebih dari 17.000 hektar lahan budidaya perairan dan hampir 50.300 hektar hutan.

Selain itu, infrastruktur juga rusak parah. Lebih dari 8.800 tiang listrik tumbang dan hampir 468.500 rumah tangga masih tanpa listrik. Hampir 1.500 sekolah rusak, menurut laporan tersebut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *