Tesla Meningkatkan Penjualan di Pasar AS pada Kuartal III-2025
Tesla berhasil meningkatkan penjualan kendaraannya di pasar Amerika Serikat (AS) pada kuartal ketiga tahun 2025. Hal ini didorong oleh kebijakan kredit pajak mobil listrik yang ditetapkan oleh pemerintah federal AS dan berakhir pada September 2025.
Meskipun sukses dalam menggenjot penjualan di AS, Tesla mengalami penurunan signifikan di pasar Eropa dan kalah dibandingkan pesaingnya asal Tiongkok, BYD. Produsen mobil listrik asal AS tersebut mengalami penurunan sebesar 22,5 persen di Eropa dan Inggris.
Penjualan Tesla Naik 7,4 Persen
Tesla mengungkapkan keberhasilannya mengirimkan 497.099 unit kendaraan atau naik sebesar 7,4 persen pada kuartal III-2025. Jumlah penjualan ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 462.890 unit kendaraan.
Pada bulan September 2025, Tesla telah mengirimkan 481.166 unit mobil Model 3 dan Model Y crossover. Prediksi menyebutkan bahwa Tesla mampu menjual 1,61 juta kendaraan pada tahun ini, meski jumlah ini turun sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2024.
Untuk mencapai target proyeksi tersebut, Tesla harus mengirimkan 389.498 unit kendaraan hingga Desember. Sementara itu, analis memprediksi penjualan Tesla akan menurun pada kuartal IV-2025 setelah keberhasilan meningkatkan penjualan pada kuartal III-2025.
Tesla dan GM Kuasai Pasar Mobil Listrik di AS
Tesla dan General Motors (GM) berhasil menguasai penjualan mobil listrik di AS pada kuartal III-2025. Tesla menjadi pemimpin pasar mobil listrik di AS dengan total pangsa pasar sebesar 43,1 persen.
Menurut laporan dari CNBC, GM berhasil meningkatkan penjualan berkat banyaknya model mobil listrik untuk pasar AS. Perusahaan yang berbasis di Detroit tersebut mampu meningkatkan pangsa pasar dari 8,7 persen pada awal 2025 menjadi 13,8 persen pada kuartal III-2025.
GM berhasil mengungguli Ford, Hyundai, dan Volkswagen sepanjang Juli hingga September. Perusahaan ini sukses menjual 144.668 ribu unit mobil listrik sepanjang bulan September, yang merepresentasikan 6,8 persen dari total penjualan di AS.
Pasar Mobil Listrik di AS Sudah Dewasa
Mantan Presiden Tesla, Jon McNeill, menyatakan bahwa kebijakan dari Presiden AS, Donald Trump, untuk mencabut insentif mobil listrik tidak akan merusak pertumbuhan pasar mobil listrik. Menurutnya, pasar mobil listrik di AS sudah dewasa.
“Di Eropa, Prancis dan Jerman sudah menarik subsidi beberapa tahun lalu, dan apa yang terjadi sekarang, mengejutkannya, pasar mobil listrik terus tumbuh. Ini didorong oleh kelanjutan model dari tipe baru mobil listrik yang dimilikinya,” ujar McNeill, dikutip dari Business Insider Africa.
Sementara itu, CEO Tesla, Elon Musk, pernah menyatakan bahwa penarikan pajak kredit justru akan berdampak pada kompetitor Tesla. Kebijakan ini justru akan membantu Tesla untuk jangka panjang.
