Fungsi Hutan Mangrove dalam Menjaga Keseimbangan Ekosistem
Hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam. Selain itu, ekosistem ini juga berkontribusi besar dalam menyerap emisi karbon yang menjadi penyebab utama perubahan iklim. Di tengah perkembangan kota-kota besar seperti Jakarta, hutan mangrove menjadi salah satu sumber daya alam yang harus dipertahankan dan dilestarikan.
Provinsi Jakarta, sebagai kota metropolitan, memiliki hutan mangrove dengan luas lebih dari 60 hektare. Salah satu lokasi yang terkenal adalah Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk di Penjaringan, Jakarta Utara. Wilayah ini tidak hanya menjadi area perlindungan lingkungan tetapi juga menjadi tempat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Pada hari Jumat (3/10/2025), sejak pukul 06.00 WIB pagi, Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk tampak ramai dengan kehadiran para peserta yang mengikuti kegiatan Aksi Bersih Mandiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam merayakan ulang tahun ke-27 Bank Mandiri. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di kawasan hutan mangrove.
Bank Mandiri, yang selama lebih dari dua dekade melayani masyarakat dengan semangat “Sinergi Majukan Negeri”, terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui kegiatan Aksi Bersih Mandiri.
Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi perairan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk sungai, waduk, hutan mangrove, dan pantai. Dengan menjaga kelestarian lingkungan, program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Masyarakat dalam Aksi Bersih Mandiri
Kegiatan Aksi Bersih Mandiri melibatkan lebih dari 1.350 peserta yang terdiri dari karyawan Bank Mandiri dan masyarakat setempat. Mereka bekerja sama membersihkan area perairan dan mengembalikan fungsinya sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi.
SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, M. Wisnu Trihanggodo, turut hadir dalam acara ini. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta dan menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam menjaga kelestarian alam serta mendukung program pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus mendukung program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Wisnu.
Ia menekankan semangat “Sinergi Majukan Negeri” yang menjadi tema HUT ke-27 Bank Mandiri. Menurutnya, kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Rangkaian Agenda Perayaan HUT ke-27 Bank Mandiri
Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, menjelaskan bahwa Aksi Bersih Mandiri merupakan bagian dari empat rangkaian program CSR yang digelar dalam peringatan HUT ke-27 Bank Mandiri. Selain aksi bersih, terdapat pula program lainnya, seperti Mandiri Bakti Kesehatan, Pasar Murah Mandiri, serta Mandiri Peduli Sekolah.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membuktikan bahwa Bank Mandiri tidak hanya hadir dalam layanan finansial tetapi juga peduli pada kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui Aksi Bersih Mandiri, Bank Mandiri ingin mendukung program pemerintah serta pilar Sustainable Development Goals (SDG’s) yang berhubungan dengan lingkungan.
Keterlibatan pegawai Bank Mandiri dari berbagai wilayah bersama masyarakat sekitar menjadi bukti nyata semangat kepedulian yang dibangun secara kolektif. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat menjaga lingkungan harus dijalankan bersama-sama.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menjelaskan bahwa sinergi antara masyarakat dan Mandirian bertujuan mengembalikan fungsi perairan sebagai sumber kehidupan, mulai dari penyediaan air bersih, pengendali banjir, pendukung budidaya ikan, irigasi pertanian, hingga destinasi wisata.
Sebagai agen perubahan, Bank Mandiri ingin perairan Indonesia mampu menjadi fondasi bagi ketahanan ekonomi wilayah.
Pengumpulan Sampah dan Hasil Kegiatan
Suasana Aksi Bersih Mandiri di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk makin meriah ketika panitia mengumumkan hasil kompetisi antar kelompok dalam mengumpulkan sampah. Dari penghitungan akhir, tercatat total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 331,25 kilogram. Angka ini menjadi bukti nyata kepedulian peserta terhadap lingkungan.
Kelompok 8 tampil sebagai juara dengan capaian tertinggi, yaitu 64,65 kilogram sampah. Hadiah diberikan kepada para peserta yang tergabung di kelompok 8 oleh Vice President Bank Mandiri Malhind Desianty.
Salah satu anggota kelompok 8, Jordi, mengaku sangat senang dengan inisiatif Bank Mandiri mengadakan acara Aksi Bersih Mandiri. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting karena merupakan aksi nyata yang bisa berpengaruh langsung untuk metabolisme lingkungan.
Kemeriahan penyerahan hadiah menutup rangkaian acara dengan penuh semangat. Keceriaan para peserta yang berasal dari masyarakat umum dan karyawan Mandiri dari berbagai wilayah menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan harus dibangun bersama-sama, demi masa depan yang lebih hijau untuk generasi mendatang.
