Daerah  

PNGO Bagikan Dividen Rp130 per Saham, Tertinggi Sejak IPO


Dividen Interim PT Pinago Utama Tbk (PNGO) Capai Rp 101,56 Miliar

PT Pinago Utama Tbk (PNGO), perusahaan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, akan membagikan dividen interim sebesar Rp 101,56 miliar untuk kinerja tahun buku 2025. Setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp 130 per saham. Jumlah ini menjadi yang terbesar dibandingkan dengan dividen interim sebelumnya.

Pembagian dividen ini dilakukan setelah Dewan Komisaris melakukan rapat pada 30 September 2025. Keputusan tersebut mencakup surat keputusan pembagian dividen interim PT. Pinago Utama Tbk Tahun Buku 2025. Menurut informasi yang diterbitkan oleh perusahaan, para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 14 Oktober 2025 akan menerima dividen. Selain itu, pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia juga berhak menerima pembagian dividen.

Riwayat Pembagian Dividen PNGO

PNGO dikenal sebagai salah satu emiten yang rutin membagikan dividen kepada pemegang saham setiap tahun. Dividen interim kali ini merupakan yang terbesar sejak perusahaan melantai di bursa pada Agustus 2020 lalu. Bahkan, jumlah dividen ini lebih besar dibandingkan total dividen yang dibagikan selama tahun buku 2024.

Dalam tahun buku 2024, PNGO membagikan dividen interim sebesar Rp 40 per saham dan dividen final sebesar Rp 40 per saham. Total dividen yang diberikan adalah Rp 80 per saham. Sementara itu, pada tahun buku 2023, perusahaan membagikan dividen interim sebesar Rp 70 per saham dan dividen final sebesar Rp 52 per saham. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan pada tahun tersebut adalah Rp 122 per saham.

Kinerja Finansial Perusahaan

Laba bersih PNGO pada semester pertama tahun ini mencapai Rp 151,03 miliar, meningkat 36,66% dibandingkan laba semester I 2024 yang sebesar Rp 110,51 miliar. Pendapatan juga mengalami peningkatan sebesar 31,09% menjadi Rp 1,21 triliun dari Rp 923,28 miliar.

Pendapatan diperoleh dari bisnis minyak sawit dan inti sawit sebesar Rp 861,63 miliar, pendapatan karet sebesar Rp 349,12 miliar, serta pendapatan dari kompos sebesar Rp 669,62 juta. Seiring dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan juga meningkat menjadi Rp 893,41 miliar dari Rp 686,37 miliar.

Performa Saham PNGO

Pada perdagangan hari ini, saham PNGO stagnan di level 2.430. Namun, sejak awal tahun, saham PNGO telah naik 50,93% dari level 1.620 pada 2 Januari 2025.

Jadwal Pembagian Dividen Interim PNGO Tahun Buku 2025

  • Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 10 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 13 Oktober 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai: 14 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai: 15 Oktober 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 14 Oktober 2025
  • Tanggal pembayaran dividen: 24 Oktober 2025


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *