Kejadian Pembobolan di Toko Swalayan Desa Lowayu
Sebuah toko swalayan di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menjadi korban pembobolan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (24/7) dini hari dan menimbulkan kerugian materiil sebesar Rp 22,2 juta.
Modus Pelaku yang Digunakan
Modus yang digunakan oleh pelaku adalah dengan menjebol dinding belakang toko yang berbatasan dengan area kosong. Setelah berhasil membobol dinding tersebut, pelaku masuk ke dalam toko dan membawa kabur brankas yang berisi uang tunai, ratusan bungkus rokok, serta barang dagangan lainnya.
Penemuan Awal Kejadian
Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Jumat (24/7) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, Suraji, pemilik warung yang berada tepat di samping kanan toko swalayan, datang untuk membuka warungnya sembari membersihkan area sekitar.
Saat hendak membuang sampah ke area belakang bangunan, Suraji menemukan dinding belakang toko sudah dalam kondisi berlubang akibat dijebol. Di sekitar lokasi kejadian juga ditemukan sebuah linggis yang diduga kuat digunakan oleh pelaku untuk merusak tembok tersebut.
Tindakan yang Dilakukan
Mengetahui hal tersebut, Suraji langsung menginformasikan temuannya kepada Aniq, salah satu karyawan swalayan Cabang Lowayu. Aniq kemudian segera memeriksa kondisi bagian belakang toko sebelum karyawan lainnya tiba untuk membuka toko dan mengecek inventaris.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa brankas yang berada di area kasir telah hilang. Selain itu, pelaku juga membawa kabur satu dus minuman Pocari Sweat, 316 bungkus rokok berbagai merek, serta uang tunai sebesar Rp 13.335.000 yang tersimpan di dalam brankas.
Kerugian yang Dialami
Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono menjelaskan bahwa akibat aksi pembobolan tersebut, pihak pengelola swalayan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 22.252.200.
Penanganan Oleh Pihak Berwajib
Saat ini, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dan jajaran Unit Reskrim Polsek Dukun tengah melakukan penyelidikan mendalam. Termasuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta memeriksa rekaman CCTV untuk memburu keberadaan pelaku.
Imbauan dari Kepolisian
AKP Slamet Priyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini.












