Kereta Kencana Garuda Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana


Rangkaian Kirab Merah Putih dalam Peringatan Detik-Detik Proklamasi

Pada Senin (17/8) pagi, Kereta Kencana Garuda Prabayaksa menjadi pusat perhatian saat membawa bendera pusaka dan teks Proklamasi dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka. Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian kirab Merah Putih yang digelar dalam rangka memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bendera pusaka dan naskah Proklamasi dibawa oleh Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025. Bendera pusaka dipercayakan kepada Bianca Sultana Najwa, seorang siswi SMAN 82 Jakarta. Sementara itu, teks Proklamasi diangkat oleh Aliah Sakira, siswi SMAN 14 Makassar. Keduanya menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa untuk mengikuti rangkaian kirab menuju Istana Merdeka menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Kereta kencana tersebut dibuat khusus di Sleman, Yogyakarta, sebagai bagian dari persiapan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada tahun 2026. Nama “Garuda Prabayaksa” diambil dari kata “praba” dan “yaksa”, yang memiliki makna cahaya besar atau cahaya terang. Nama ini melambangkan semangat dan kejayaan bangsa Indonesia.

Dalam perjalanan menuju Istana Merdeka, Kereta Kencana Garuda Prabayaksa mendapat pengawalan dari berbagai pasukan. Pengawalan dilakukan oleh 45 pasukan motor kawal Polisi Militer serta drum corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian. Selain itu, pengamanan juga melibatkan 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe serta 78 pasukan Kerajaan Nusantara.

Sebelum prosesi kirab dimulai, penyerahan bendera pusaka dan teks Proklamasi dilakukan di Ruang Kemerdekaan, Monumen Nasional. Setelahnya, kedua benda bersejarah tersebut diberangkatkan menuju Istana Merdeka menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa.

Tema dan Peran Presiden dalam Upacara

Kirab ini menjadi bagian dari rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun negara yang lebih adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memimpin langsung Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta. Menurutnya, Presiden akan mengenakan baju adat daerah saat memimpin upacara. Meskipun begitu, Prasetyo masih enggan membeberkan jenis baju adat yang akan dikenakan oleh Presiden dalam momen penting ini.

“Belum lah, biar surprise dong,” ujarnya dengan nada santai. Hal ini menunjukkan bahwa pihak penyelenggara ingin memberikan kejutan tersendiri dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *