Kecelakaan di Jalan Bantul, Pelajar Tabrak Pembeli Siomay dan Rusak Gerobak
Pada malam hari tanggal 24 Juli 2026, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pelajar berusia 16 tahun di Jalan Bantul, Dusun Dongkelan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kejadian ini menimpa sejumlah warga yang sedang membeli makanan di tepi jalan.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit sepeda motor, yaitu Honda Vario putih dengan nomor polisi AB 5330 JD, Honda Beat AB 2464 XB, dan Honda Vario AB 5200 GG. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, sebuah gerobak pedagang juga rusak akibat tabrakan.
Awal Kecelakaan
Awalnya, dua sepeda motor, yakni Honda Vario putih dan Honda Beat, berhenti di bahu jalan untuk membeli siomay. Pengendara Honda Vario, K (29) bersama rekannya R (29), serta pengendara Honda Beat, AM (25), berhenti di lokasi tersebut. Pada saat yang sama, sebuah Honda Vario bernomor polisi AB 5200 GG melaju dari arah selatan menuju utara. Sepeda motor ini dikendarai oleh pelajar berinisial L (16) yang sedang berboncengan dengan T (14).
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Warung Bakso Mak E, L diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Motor yang dipacu L langsung menghantam para pembeli yang sedang berdiri di pinggir jalan, serta menabrak gerobak siomay milik B (49). Akibat benturan keras tersebut, seluruh dagangan siomay tumpah berserakan di jalan.
Penanganan Kecelakaan
Menindaklanjuti laporan warga, petugas piket lalu lintas Pos Druwo Polsek Sewon langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Menurut AKP Sutrisno, Kapolsek Sewon, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi para korban agar segera mendapatkan pertolongan medis.
Empat korban kecelakaan dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Bantul dan RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta oleh tim Palang Merah Indonesia (PMI). Berdasarkan informasi yang diperoleh, L mengalami cedera kepala ringan. Sementara itu, K menderita cedera pada jempol tangan kanan, R mengalami patah tulang tangan kiri, dan AM menderita cedera pada kaki kiri.
Selain menimbulkan korban luka, kerugian material yang cukup signifikan dialami oleh pedagang siomay akibat kerusakan gerobak dan barang dagangannya.
Penyelidikan dan Imbauan
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kronologi pasti kecelakaan tersebut. Petugas sedang mengumpulkan keterangan saksi di lokasi guna memastikan faktor penyebab hilangnya kendali dari sepeda motor yang dikendarai oleh pelajar tersebut.
“Saat ini perkara masih kami tangani. Petugas sedang mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” ujar AKP Sutrisno.
Merespons kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian, terutama ketika melintas di kawasan dengan mobilitas warga yang tinggi di bahu jalan.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, mengendalikan kecepatan sesuai kondisi jalan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkas AKP Sutrisno.












