mediaawas.com
Maraknya juru parkir (jukir) liar di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soewandi Surabaya dikeluhkan warga. Tak hanya menarif tinggi, keberadaan mereka juga kerap memicu kemacetan di jalanan sekitarnya.
Menemukan keluhan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) lahan parkir RSUD dr. Soewandi yang berlokasi di Jalan Tambakrejo Nomor 45-47, Simokerto, Senin (16/6). Saat sidak, Eri menemukan banyak kendaraan yang diparkir di tepi jalan dan di depan toko-toko di sekitar area rumah sakit. Hal ini menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan yang melintas.
“Kami melihat langsung banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Ini rumah sakit milik Pemkot Surabaya, kami tanggung jawab untuk menata semuanya, termasuk urusan parkir,” tutur Eri seusai sidak, Senin (16/6).
Untuk mengantisipasi persoalan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya diinstruksikan segera menata parkir motor di tepi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Wali Kota Surabaya dua periode ini menegaskan, lahan parkir yang ada di RSUD dr. Soewandi harus dioptimalkan. Salah satunya dengan menata ulang parkir motor di basement agar tidak meluber ke tepi jalan.
“Parking di pinggir jalan di sekitar toko-toko itu hanya boleh satu lajur. Biasanya sampai dua lajur sehingga menyebabkan kemacetan dan mengganggu arus lalu lintas. Petugas Dishub harus tegas dalam hal ini,” sambungnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan adanya perbaikan akses parkir di lantai atas RSUD Soewandhie, termasuk memperlebar akses masuk dan keluar kendaraan. “Saya minta akses keluar masuk mobil di parkiran ditata ulang, diberi petunjuk di setiap lantainya agar memudahkan pasien atau keluarga pasien yang ingin parkir,” ujar Wali Kota Surabaya dua periode ini.
Eri Cahyadi berharap penataan ulang parkir motor dan perbaikan akses dapat memperlancar sirkulasi kendaraan, khususnya mobil ambulans yang keluar masuk membawa pasien di area rumah sakit.
(*)
