Daerah  

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Pembayaran Mulai Agustus




SURABAYA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merilis daftar jemaah haji yang terdaftar dalam daftar tunggu (waiting list) dan akan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M.

Daftar tersebut sedang dalam proses verifikasi di tingkat Kabupaten/Kota, guna mempercepat serta mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih tertib dan berkualitas.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat memberikan arahan dalam agenda Pembinaan dan Pengarahan Persiapan Operasional Haji 1448 H/2027 M Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur.

“Ini jemaah sudah kami umumkan. Sudah diumumkan semua, yang waiting list yang akan berangkat 2027 kami umumkan,” ujar Wamenhaj dalam sambutannya di Asrama Haji Kelas I Surabaya, Senin (20/7/2026).

Menurut Wamenhaj, pengumuman daftar nama jemaah haji 2027 dilakukan jauh-jauh hari agar memberikan ruang waktu yang cukup panjang, baik bagi jemaah maupun tim internal Kemenhaj, demi mempersiapkan segala aspek secara matang, tertib, dan tanpa tergesa-gesa.

Wamenhaj juga menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj, mulai dari tingkat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), petugas haji, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam pengurusan haji untuk membangun kedekatan (engagement) yang kuat dan komunikasi yang intens dengan jemaah haji sejak dini.

Dalam istilah agama, kedekatan ini disebut sebagai ta’liful qulub (tautan hati) atau secara sederhana merupakan jalinan silaturahim yang melahirkan ikatan hati yang mendalam antara petugas dan jemaah haji.

Wamenhaj menegaskan bahwa Kemenhaj bukan sekadar bertindak sebagai agensi perjalanan (travel agent) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sekadar mengumpulkan orang lalu memberangkatkannya.

Kemenhaj adalah institusi negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengemban amanah besar untuk membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia terjadi selama proses ibadah haji berlangsung.

“Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tetapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui ‘Tri Sukses’ itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban,” jelas Wamenhaj.

Secara terpisah, Karo Humas Kemenhaj Hasan Afandi menyampaikan bahwa rencananya pelunasan biaya haji akan dimulai Agustus 2026.

Saat ini tahapannya masih dalam verifikasi. Jika daftar nama jemaah haji telah diumumkan secara resmi, maka jemaah dapat langsung ke bank untuk melunasi biaya haji 2027.

Langkah-Langkah Persiapan Haji 2027

  • Verifikasi data jemaah dilakukan di tingkat Kabupaten/Kota
  • Pengumuman daftar jemaah dilakukan jauh-jauh hari untuk memastikan persiapan matang
  • Komunikasi intensif antara petugas dan jemaah haji dilakukan sejak awal
  • Fokus pada transformasi nilai seperti kebangsaan, moral, peradaban, dan keadaban
  • Pelunasan biaya haji akan dimulai Agustus 2026 setelah daftar resmi diumumkan

Pentingnya Keterlibatan ASN dalam Persiapan Haji

  • ASN di lingkungan Kemenhaj dituntut untuk membangun kedekatan dengan jemaah haji
  • Komunikasi yang intens diperlukan untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan haji
  • Tidak hanya sebagai agen perjalanan, Kemenhaj memiliki tanggung jawab sosial dan spiritual yang lebih luas

Visi Kemenhaj dalam Menyelenggarakan Ibadah Haji

  • Membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia selama proses ibadah haji
  • Menciptakan keseimbangan antara ritual, ekonomi, dan peradaban
  • Memastikan penyelenggaraan haji yang lebih tertib, berkualitas, dan bermakna


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *