Penyebahan Kecelakaan Maut di Boyolali
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di Dukuh Penggung, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat (24/7/2026) mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Insiden ini melibatkan truk bermuatan ayam hidup dengan sepeda motor.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Polisi menduga kejadian tersebut disebabkan oleh kelalaian sopir truk yang nekat melakukan manuver mendahului kendaraan di atas jembatan, padahal lokasi tersebut dilarang untuk tindakan semacam itu.
Kecelakaan Terjadi Akibat Kelalaian Sopir Truk
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, polisi masih meneliti penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi truk yang melanggar aturan lalu lintas dengan mendahului kendaraan di atas jembatan.
Bambang Nova menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan kawasan yang melarang kendaraan melakukan manuver mendahului. Selain berada di atas jembatan, marka jalan di lokasi juga merupakan garis utuh.
“Untuk dugaannya adalah kurang hati-hatinya pengemudi KBM truk. Di lokasi tersebut terdapat jembatan, di mana aturan lalu lintas melarang kendaraan mendahului di atas jembatan. Namun pengemudi tetap mendahului,” ujar Bambang Nova.
Truk Ayam Tabrak Motor
Kejadian bermula ketika truk bernomor polisi AA 8156 D yang dikemudikan Roisul Humam (31), warga Desa Bawang, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, melaju dari arah Semarang menuju Solo.
Setibanya di lokasi kejadian, sopir truk berusaha mendahului kendaraan lain. Namun saat melintas di atas jembatan, posisi truk melebar hingga terlalu ke kanan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Revo Fit bernomor polisi AD 3254 XX yang dikendarai Rizki Nur Rahmat (28), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Karena posisi truk terlalu ke kanan, tabrakan dengan sepeda motor tersebut tidak dapat dihindari.
“Karena berjalan terlalu ke kanan, akhirnya menabrak sepeda motor yang melintas berlawanan arah dari Solo menuju Semarang,” jelas Bambang Nova saat dikonfirmasi di kantornya.
1 Tewas, 1 Terluka
Benturan keras membuat Rizki terjatuh dan mengalami luka serius. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Di belakang korban, melaju sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AD 6750 D yang dikendarai Dwi Kristiyanto (49), warga Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali.
Melihat kecelakaan di depannya, Dwi berusaha menghindari tubuh korban yang tergeletak di jalan. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, ia mengerem mendadak dan membanting setang ke arah kiri.
Sepeda motor yang dikendarainya justru menghantam pembatas jembatan hingga Dwi terpental dan jatuh ke jurang di bawah jembatan.
Beruntung, proses evakuasi berlangsung cepat sehingga korban berhasil mendapat pertolongan medis.
“Alhamdulillah, proses evakuasi dan kedatangan ambulans cepat. Korban berhasil tertolong, namun satu korban meninggal dunia di rumah sakit,” tambahnya.
Dwi mengalami luka-luka dan diduga mengalami patah tulang pada kaki kanan. Sementara sopir truk selamat dalam kejadian tersebut.












