Profil Ulta Levenia Nababan
Upta Levenia Nababan kini menjadi sosok yang sering muncul dalam berbagai media nasional. Ia adalah seorang peneliti Indonesia yang memiliki fokus pada kajian konflik, kontra-terorisme, serta keamanan internasional. Nama lengkapnya adalah Ulta Levenia Nababan. Dari namanya, terlihat bahwa ia berasal dari suku Batak. Marga Nababan termasuk dalam kelompok persatuan marga Toga Sihombing, bersama dengan tiga marga lainnya yaitu Silaban, Lumbantoruan, dan Hutasoit.
Meskipun memiliki latar belakang suku Batak, ternyata Ulta Levenia Nababan lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat. Dalam perjalanan kariernya, ia telah menjalani berbagai peran penting, mulai dari peneliti hingga konsultan keamanan. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai forum nasional maupun internasional yang membahas isu pertahanan dan keamanan.
Pendidikan formal Ulta Levenia Nababan dimulai dari Universitas Indonesia, tempat ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) Ilmu Politik. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi Magister (S2) di University of Leeds, Inggris. Pada jenjang ini, fokus kajiannya berkaitan dengan insurgensi, radikalisme, dan terorisme, yang kemudian menjadi bidang penelitian utamanya.
Selain pendidikan formal, Ulta juga dilaporkan mengikuti program studi mengenai keamanan Indo-Pasifik di salah satu lembaga pertahanan di Prancis sebagai bagian dari pengembangan kompetensi di bidang keamanan regional dan strategi pertahanan.
Perjalanan Karier
Perjalanan karier profesional Ulta Levenia Nababan dimulai sebagai peneliti pada 2015. Sejak saat itu, ia aktif melakukan kajian mengenai konflik bersenjata, ekstremisme, serta dinamika keamanan di kawasan Asia dan dunia. Dalam perjalanan kariernya, ia disebut pernah menjalankan sejumlah peran penting, antara lain:
- Peneliti bidang konflik dan keamanan internasional.
- Konsultan kontra-terorisme pada periode 2019–2022.
- Kepala Peneliti di Galatea Thinktank.
- Pendiri MAPAN (Millennial untuk Pertahanan dan Keamanan), sebuah wadah yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu pertahanan dan keamanan nasional.
Pada bidang politik, berbagai media melaporkan bahwa pada 2024 Ulta Levenia Nababan dipercaya sebagai juru bicara sekaligus Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Selanjutnya, pada 2026, sejumlah laporan media menyebut ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP).
Pengalaman Penelitian
Satu hal yang membedakan Ulta Levenia Nababan adalah pengalaman penelitian lapangan di berbagai wilayah yang memiliki dinamika konflik. Beberapa lokasi yang disebut pernah menjadi bagian dari kegiatan risetnya meliputi:
- Afghanistan
- Filipina Selatan
- Aceh
- Papua
Pengalaman tersebut memperkaya kajiannya mengenai penanganan konflik, pencegahan ekstremisme, keamanan masyarakat, hingga strategi kontra-terorisme. Selain melakukan penelitian, ia juga kerap menjadi pembicara dalam seminar, diskusi, maupun forum yang membahas isu keamanan nasional, ideologi, serta hubungan internasional.
Ia juga dilaporkan pernah berkolaborasi dengan berbagai lembaga riset atau think tank di tingkat nasional maupun internasional.
Biodata Ulta Levenia Nababan
- Nama lengkap: Ulta Levenia Nababan
- Tempat asal: Bukittinggi, Sumatera Barat.
- Tahun lahir: Sekitar 1995 (belum dikonfirmasi secara resmi).
- Kewarganegaraan: Indonesia.
- Profesi: Peneliti konflik, kontra-terorisme, dan keamanan internasional; Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).
- Pendidikan: S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia; S2 bidang Insurgensi dan Terorisme di University of Leeds, Inggris; mengikuti program studi keamanan Indo-Pasifik di Prancis.
- Keahlian: Konflik bersenjata, kontra-terorisme, keamanan global, dan geopolitik.
- Pengalaman: Pernah menjadi konsultan kontra-terorisme, Kepala Peneliti Galatea Thinktank, pendiri MAPAN (Millennial untuk Pertahanan dan Keamanan), serta melakukan riset lapangan di Afghanistan, Filipina Selatan, Aceh, dan Papua.
- Instagram: @leveenia.












