Pemkab Biak Numfor Meraih Banyak Penghargaan di Tengah Keterbatasan Anggaran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor berhasil meraih berbagai penghargaan nasional dan regional dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108. Capaian ini menjadi bukti kerja keras dan kolaborasi yang luar biasa, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran daerah.
Penghargaan yang Diraih
Salah satu penghargaan yang sangat penting adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua. Predikat ini berhasil dipertahankan selama enam tahun berturut-turut, menunjukkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Selain itu, Pemkab Biak Numfor mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat. Insentif ini diberikan atas keberhasilan dalam mengendalikan inflasi, stunting, serta kemiskinan. Kementerian Dalam Negeri memberikan insentif sebesar Rp2 miliar setelah Biak Numfor meraih peringkat kedua terbaik dalam pengendalian inflasi se-Papua. Sementara itu, tambahan insentif sebesar Rp1 miliar diberikan karena keberhasilan dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.
Inisiatif Digitalisasi dan Pendidikan
Di bidang digitalisasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua memberikan penghargaan kepada Pemkab Biak Numfor sebagai daerah yang sukses dalam mempercepat proses digitalisasi pada tahun 2025 dan 2026. Penghargaan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengadopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.
Selain itu, Kemendikbud memberikan penghargaan atas program revitalisasi bahasa daerah. Hal ini mencerminkan upaya pemerintah dalam melestarikan budaya lokal sambil tetap menjaga pendidikan yang berkualitas.
Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektor
Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C Kapissa, menekankan bahwa semua penghargaan ini tidak hanya sekadar lambang prestise, tetapi juga hasil dari kerja sama yang kuat antara berbagai elemen masyarakat. Ia menyebutkan apresiasi kepada DPRK, Forkopimda, TNI-Polri, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga insan media yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Jimmy mengatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus didukung oleh seluruh masyarakat yang memiliki komitmen untuk membangun Biak Numfor menjadi daerah yang lebih maju.
Visi Masa Depan
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, memperkuat tata kelola keuangan daerah, serta meningkatkan pelayanan publik. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, Pemkab Biak Numfor terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan progresif. Semangat ini akan menjadi fondasi untuk masa depan yang lebih cerah bagi kabupaten ini.










