Daerah  

HUT Katar 65 di Bangka Selatan: Amanah, Penguatan Organisasi, dan Pemulihan Ekonomi


Perayaan Maulid Nabi dan HUT Karang Taruna ke-65 di Bangka Selatan



TOBOALI – Karang Taruna Kabupaten Bangka Selatan (Katar Basel) menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-65. Acara ini digelar di kawasan Himpang 5 Habang, Kota Toboali selama sepekan kedepan, Sabtu (4/10/2025).

Perayaan ini menjadi momen penting untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual di tengah tantangan zaman. Acara ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai ajang pengingat akan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi ciri khas dari Karang Taruna.

Kepedulian Sosial dan Gotong Royong

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Selatan, Ari Pratama, menegaskan bahwa peringatan HUT Karang Taruna yang bersamaan dengan Maulid Nabi merupakan waktu untuk merenung kembali dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ia berharap melalui acara ini, masyarakat dapat kembali mengingat hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW serta memperoleh keberkahan bagi daerah mereka.

“Semoga dengan kegiatan ini kita dapat kembali mengingat hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW serta memperoleh keberkahan bagi daerah kita, terutama Bangka Belitung dan khususnya Bangka Selatan,” ujar Ari Pratama, Ahad (5/10).

Menurutnya, nilai-nilai kepedulian sosial dan gotong royong yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sejalan dengan semangat Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda yang aktif berperan dalam pembangunan sosial dan ekonomi. Dengan demikian, acara ini juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Selain menjadi ajang silaturahmi, giat ini juga menjadi ruang untuk mendorong penguatan sektor ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ari menjelaskan bahwa UMKM harus tetap tumbuh di tengah goyahnya kondisi ekonomi global saat ini.

“UMKM harus tetap tumbuh di tengah goyahnya ekonomi. Kita semua tahu, saat ini seluruh lini sedang berjuang dan berikhtiar untuk bangkit,” tambah Ari.

Ia berharap, kesempatan ini dapat membantu para pelaku UMKM untuk tetap bertahan dan bahkan berkembang di tengah situasi ekonomi yang tidak stabil.

Penguatan Tata Kelola Organisasi

Lebih jauh, Ari menjelaskan bahwa Karang Taruna Bangka Selatan juga fokus pada penguatan tata kelola organisasi dan aturan rumah tangga. Tujuannya adalah agar keberadaan Karang Taruna semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui peringatan HUT ke-65 ini, kami ingin memastikan Karang Taruna Bangka Selatan dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi organisasi yang benar-benar hadir untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan yang Menyentuh Hati

Kegiatan Gebyar Maulid Nabi dan HUT Karang Taruna ke-65 ini turut menampilkan berbagai kegiatan sosial, tausiyah, hingga pertunjukan seni Islami yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Ari berharap, kesempatan ini dapat mengobarkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kebangkitan ekonomi masyarakat. Ia optimis bahwa acara ini akan menjadi penggerak semangat sosial dan kebersamaan generasi muda Basel dalam membangun daerah.

“Acara Gebyar Maulid Nabi dan HUT Karang Taruna ke-65 ini diharapkan menjadi penggerak semangat sosial dan kebersamaan generasi muda Basel dalam membangun daerah, serta menjadi simbol kebangkitan gotong royong di tengah situasi ekonomi yang tengah menantang,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *