Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Baznas Lombok Timur dalam Menyediakan Akses Kesehatan Gratis
Baznas Lombok Timur terus berupaya untuk memastikan kesejahteraan warga melalui berbagai program yang dijalankannya. Salah satu inisiatif terbaru adalah kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Selong, yang bertujuan untuk memberikan akses kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut.
Kerja Sama untuk Meningkatkan Akses Kesehatan
Kerja sama ini mencakup pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 1.000 warga kurang mampu melalui skema pembayaran sepanjang tahun berjalan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi dana sosial keagamaan yang dikelola oleh Baznas. Dengan demikian, warga yang tidak mampu memiliki kesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Adrika Wendy, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas Lombok Timur dalam menjamin kesehatan bagi warga prasejahtera. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang inklusif. Hal ini juga membantu meringankan beban pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan publik, terutama di masa kebijakan efisiensi anggaran.
Pembiayaan Iuran BPJS Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu
Iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan oleh Baznas Lombok Timur ditujukan bagi 1.000 penduduk yang tergolong miskin ekstrem dan belum terlindungi oleh program Jaminan Kesehatan. Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan yang lebih baik kepada kelompok ekonomi lemah di wilayah Lombok Timur.
Ketua Baznas Lombok Timur, Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa pada periode kerja sama sebelumnya, pihaknya telah menjamin iuran untuk 1.021 orang. Namun, jumlah tersebut menyusut seiring waktu akibat peningkatan taraf ekonomi atau pergeseran desil, sehingga banyak peserta beralih ke kelas mandiri.
“Kami memulai dari awal lagi dalam PKS baru ini, sehingga kembali ada seribu orang yang iurannya kami tanggung,” ujar Kamli. Ia menambahkan bahwa tingginya angka peralihan ke kepesertaan mandiri tidak lepas dari dampak berbagai program pemerintah yang digulirkan, utamanya yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi, sehingga turut memperbaiki kondisi keuangan masyarakat.
Program BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Mengaji dan Marbot Masjid
Selain itu, Baznas Lombok Timur juga telah mengalokasikan dana untuk BPJS Ketenagakerjaan yang menyasar lebih dari 4.000 guru mengaji dan marbot masjid. Program ini memberikan perlindungan terhadap kecelakaan kerja dan jaminan hari tua, sekaligus memastikan hak waris bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Baznas juga telah membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.000 guru honorer di lingkungan swasta,” tambah Kamli.
Peran Baznas sebagai Mitra Strategis
Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Siti Aminah, menyampaikan bahwa Baznas Lombok Timur adalah mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam upaya perlindungan sosial. Hal ini selaras dengan Visi Misi daerah yang menjadikan perlindungan sosial sebagai salah satu prioritas.
“Melalui Baznas, pemerintah hadir untuk mewujudkan salah satu Misi Lombok Timur, yaitu memberikan perlindungan sosial bagi seluruh warganya,” ujarnya. Saat ini, banyak laporan masuk mengenai warga yang kepesertaannya dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Kondisi ini tentu menambah beban Pemda.
Dengan begitu, peran Baznas dalam membayarkan iuran BPJS Kesehatan dianggap sangat membantu meringankan tekanan anggaran Pemkab Lombok Timur. “Kinerja dan pembiayaan yang dilakukan Baznas Lombok Timur ini patut mendapat apresiasi yang tinggi,” tutupnya.












