mediaawas.com, Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan rotasi, mutasi, dan penugasan tambahan kepada belasan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) pada tahun 2026. Penegasan tersebut mengemuka dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Ruang Rokatenda Lantai II Kantor Bupati Sikka, Senin, 5 Januari 2026.
Serah terima jabatan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Adrianus Firminus Parera, didampingi Kepala BKPSDMD Kabupaten Sikka serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sikka, Fitrinita Kristiani.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengukuhan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, pada Rabu, 31 Desember 2025.
Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat BKPSDMD Kabupaten Sikka Nomor 800.1.3.3/12/2026, mengacu pada Keputusan Bupati Sikka Nomor 800.1.3.3/192/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan penugasan pejabat.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan, efektivitas kerja lintas OPD, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam prosesi tersebut, sejumlah pejabat menerima tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di luar jabatan definitifnya. Di antaranya, Fitrinita Kristiani yang menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sikka juga ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas PMD.
Paulus Prasetya, Kepala BPKAD, dipercaya sebagai Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Sikka. Theodora Van Den Tilaar Goa ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas PPKBPPPA, sementara Inosensius Servianus Siga menjadi Plt Kepala Dinas Pertanian.
Penugasan tambahan juga diberikan kepada Drs. Rudolfus Ali sebagai Plt Kepala Dinas PKO, Dwi Engeline Esther Santoso sebagai Plt Kepala Dinas Sosial, Fransiskus Herpianus Nong Lalang sebagai Plt Camat Nita, serta Johanes Berkhmans Christoforus Putu Botha yang selain memimpin Disdukcapil juga memegang Dinas Lingkungan Hidup.
Petrus Poling Wairmahing ditugaskan memimpin BPBD Kabupaten Sikka, bersamaan dengan jabatannya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Selain penugasan Plt, Pemkab Sikka juga melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama. Beberapa di antaranya, Margaretha Movaldus Da Maga Bapa sebagai Kepala Dinas PUPR, Gratiana Heriantje sebagai Kepala DPMPTSP, Mauritius Minggo sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Konstansia Tupa Arankoja sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan. Rotasi juga mencakup jabatan strategis lain, seperti Bapperida, Diskominfo, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Perhubungan, hingga Perindagkop UKM.
Dalam sambutan singkatnya, Sekda Adrianus Firminus Parera menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kinerja para pejabat selama tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan memperkuat kinerja OPD dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Memasuki tahun 2026, kami berharap seluruh pejabat dapat bekerja lebih optimal, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik,” ujar Sekda.
Melalui penataan struktur kepemimpinan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka menargetkan peningkatan efektivitas kerja OPD, percepatan program pembangunan, serta pelayanan publik yang lebih baik dan berkelanjutan.***
