Daerah  

Tegaskan Fokus Kerja, Wali Kota Pekanbaru Menolak Isu Perbandingan dan Adu Domba


Pernyataan Wali Kota Pekanbaru Terkait Kepemimpinan dan Fokus Pembangunan

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki niat atau ambisi untuk maju sebagai Gubernur. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menyelesaikan berbagai masalah dan menjalankan pembangunan di Kota Pekanbaru yang masih berlangsung.

“Masih banyak pekerjaan rumah di Pekanbaru yang harus kami selesaikan. Saya tidak punya niat atau cita-cita maju sebagai gubernur. Saya nyaman bekerja di Pekanbaru, turun langsung ke lapangan, motoran keliling kota, menyapa masyarakat, melihat kondisi jalan, banjir, dan pelayanan,” ujar Agung pada Minggu (4/1).

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin dibandingkan dengan kepala daerah lain, termasuk Gubernur. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Ia menilai tidak elok jika kepemimpinan dipertentangkan atau menciptakan kesan adu domba.

Agung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program pemerintah pusat, provinsi, dan kota secara selaras dan berkesinambungan. Ia menilai kolaborasi antar lembaga pemerintahan sangat penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Plt Gubernur Riau, SF Harianto. Menurutnya, SF Harianto memiliki pengalaman dan komitmen kuat dalam percepatan pembangunan daerah. Agung yakin bahwa dengan pengalaman tersebut, SF Harianto mampu membangun Riau lebih cepat dan lebih baik.

“Gagasan dan langkah beliau untuk Pekanbaru perlu kita apresiasi dan dukung bersama,” ujarnya.

Agung menyoroti beberapa program strategis seperti penyelesaian persoalan banjir, pelebaran jalan, serta perbaikan jalan-jalan provinsi di Pekanbaru. Ia menilai hal ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah provinsi yang harus disinergikan dengan pemerintah kota.

“Kunci keberhasilan pembangunan adalah kolaborasi. Mari kita perkuat kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, agar pembangunan berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Agung kembali menegaskan bahwa tidak ada lagi pihak-pihak yang menggoreng atau memelintir isu yang dapat mengganggu suasana kerja dan persatuan. Ia mengajak semua pihak untuk menghentikan penggorengan isu dan menjaga kebersamaan serta fokus dalam bekerja serta melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *