Daerah  

Rumah Ayu Puspita Diserbu Ratusan Orang, Polisi Bantah Isu Pelaku Dibebaskan


Penggerudukan di Rumah Pemilik Wedding Organizer yang Diduga Menipu

Penggerudukan terjadi di rumah Ayu Puspita, pemilik sebuah wedding organizer (WO) yang diduga menipu puluhan klien. Aksi ini dipicu oleh para korban yang merasa dirugikan akibat layanan WO milik Ayu.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, mengungkapkan bahwa pihaknya segera menuju lokasi untuk mencegah situasi semakin memburuk. Ratusan korban berkumpul di rumah Ayu Puspita yang berada di Jalan Beton, Kayu Putih, Jakarta Timur. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami.

Menurut Kombes Alfian, sekitar 200 orang memadati kediaman tersebut hingga situasi sempat tegang karena desakan massa semakin kuat. Untuk mencegah kekacauan, pihak kepolisian langsung melakukan mediasi antara korban dan terduga pelaku agar tidak terjadi kericuhan yang lebih besar.

Polisi menyebut langkah cepat ini dilakukan untuk meredam emosi massa dan menghindari potensi tindakan anarkis. Kasus dugaan penipuan WO Ayu Puspita memang tengah menjadi perhatian publik, sehingga polisi kini turut menyelidiki laporan-laporan dari para korban.

Ayu telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan jasa pernikahan. Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan Ayu Puspita bersama empat orang lainnya untuk diperiksa terkait kasus tersebut. Meski sudah dibawa ke kantor polisi, kelimanya masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakut Kompol Onkoseno Gradiarso mengonfirmasi bahwa lima orang dari WO itu telah menjalani pemeriksaan sejak Minggu malam.

Total Korban dan Kerugian yang Diderita

Polisi mengungkapkan bahwa sudah ada 87 korban yang melapor terkait dugaan penipuan WO Ayu Puspita. Nilai kerugian masih dalam proses perhitungan, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena paket pernikahan yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.

Kombes Alfian menyebut situasi sempat memanas karena massa ingin mendapatkan penjelasan sekaligus solusi atas kerugian mereka. Polisi kemudian menenangkan massa dan membawa Ayu ke Polres Metro Jakut untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan ini diambil agar keributan tidak berkembang menjadi aksi destruktif di lingkungan permukiman.

Bantahan Terkait Isu Ayu Dibebaskan

Di sisi lain, Polda Metro Jaya membantah isu bahwa Ayu Puspita dibebaskan setelah diperiksa. Media sosial sempat diramaikan kabar bahwa Ayu dilepas setelah negosiasi dengan salah satu korban, namun polisi menegaskan informasi itu tidak benar.

Ayu dan empat stafnya kini tetap diamankan di Polres Metro Jakarta Utara dan menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan penipuan. Penyidik juga sedang menyiapkan gelar perkara untuk menentukan status hukum Ayu Puspita dan kemungkinan penahanan dalam waktu dekat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *