MediaAwas.TULUNGAGUNG – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan mitigasi bencana dan memasang papan peringatan di beberapa titik rawan longsor di wilayah Kecamatan Sendang.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti mengatakan, pemasangan papan peringatan dilakukan usai pelaksanan bimtek mitigasi bencana pada Minggu, 23 November 2025.
Menurutnya, pemasangan papan peringatan merupakan bagian dari kegiatan Baguna partai yang mempunyai tugas untuk respon cepat mitigasi bencana di wilayah rawan bencana.
Apalagi curah hujan di Kabupaten Tulungagung saat ini sangat tinggi sehingga mengakibatkan beberapa lahan wilayah masuk kategori rawan longsor karena tanah gerak maupun tutupan lahan yang gundul.
“Perlu banyak papan peringatan agar warga lebih waspada dan berhati-hati sehingga jika terjadi bencana tidak memakan korban,” kata Erma. Selasa (25/11/2025).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, selain memasang papan peringatan rawan bencana, Baguna PDI Perjuangan Tulungagung juga melakukan pelatihan tanggap bencana pada masyarakat di lokasi terdampak.
“Sebagai langkah pencegahan bencana hidrometeorologi, kita juga intens melakukan kegiatan penghijauan di lahan-lahan kritis,” ucapnya.
Dia menjelaskan, diklat mitigasi bencana merupakan tindak lanjut dari instruksi partai. Seluruh kader PDI Perjuangan harus mempunyai kepedulian yang tinggi dan siap hadir di tengah masyarakat jika terjadi bencana.
“Ini adalah upaya mengamalkan Pancasila yakni bergotong royong dalam mengantisipasi bencana agar tidak menimbulkan korban,” jelasnya.
Diklat mitigasi bencana diikuti oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), kader partai yang berminat, dan relawan bencana dari wilayah Kecamatan Sendang.
Materi diklat diisi dengan strategi pemetaan wilayah rawan bencana serta prosedur rekruitmen dan pelatihan bagi relawan bencana di Kabupaten Tulungagung.**












