Kepemimpinan Baru IKA SMP Muhammadiyah Soppeng Diangkat Secara Aklamasi
Pertemuan para alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Soppeng dalam Pra Musyawarah Besar (Pramubes) pada 22–23 November 2025 berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh makna. Kabut tipis yang menyelimuti Malino seolah menjadi simbol dari kehangatan yang tercipta di antara peserta. Acara ini menjadi momen penting dalam perjalanan organisasi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Muhammadiyah Soppeng.
Pemilihan Ketua Umum Melalui Konsensus
Salah satu momen utama dalam Pramubes adalah pengangkatan Andi Mapparemma sebagai Ketua Umum IKA SMP Muhammadiyah Soppeng periode 2026–2030. Nama ini muncul sejak awal diskusi, namun suasana menjadi lebih khidmat ketika palu sidang diketuk dan ia resmi ditetapkan melalui mekanisme aklamasi. Seluruh peserta sepakat tanpa adanya penolakan, menunjukkan kepercayaan besar kepada sosok yang akan memimpin organisasi tersebut.
Dalam sambutannya, Andi Mapparemma menyampaikan pernyataan yang membuat banyak peserta meresapi maknanya. Ia menyampaikan bahwa ia menerima amanah ini dengan tulus, tetapi juga memohon agar tidak ada yang meninggalkannya setelah terpilih. “IKA ini milik kita semua, bukan hanya milik ketua,” ujarnya dengan suara tenang namun penuh kejujuran. Ucapan ini mendapat tepuk tangan panjang yang tidak sekadar formalitas, melainkan karena kejujuran yang menggugah perasaan.
Karakter Kepemimpinan Yang Rendah Hati
Andi Mapparemma dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang rendah hati, mengajak, dan ingin memastikan bahwa roda organisasi berjalan bersama-sama. Dukungan untuknya datang dari berbagai angkatan alumni, yang menilai dirinya sebagai sosok yang peka terhadap dinamika organisasi serta mudah berkomunikasi.
Banyak alumni mengakui bahwa Andi selalu hadir ketika dibutuhkan, menjadikannya sosok yang dekat dengan seluruh anggota. Hal ini menjadi alasan utama mengapa forum sepakat memilih mekanisme aklamasi, yang mencerminkan konsensus penuh tanpa ada yang menentang.
Apresiasi Dari Pemimpin Sebelumnya
Ketua Umum IKA periode 2022–2026, Andi Miftahul Ulum A. Gani, memberikan apresiasi khusus kepada Andi Mapparemma. Ia menyatakan bahwa setiap masa memiliki pemimpinnya sendiri, dan hari ini organisasi memiliki nahkoda baru. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan IKA tidak terletak pada satu figur, tetapi pada solidaritas dan kerja sama antar alumni.
Proses Sidang Tertib Dan Egaliter
Sidang Pramubes dipimpin oleh Sekretaris Jenderal IKA SMP Muhammadiyah Soppeng, Nur Adi Muharram, didampingi Steering Committee yang terdiri dari Sudaeri Hamzah (Ketua), Ali Imran (Sekretaris), serta H. Basir Fachry Lantana dan H. Syamsuddin. Nur Adi menekankan bahwa keputusan aklamasi ini lahir dari kepercayaan kolektif, bukan tekanan dari pihak tertentu.
“Forum ini menunjukkan bahwa kita bisa bermusyawarah dengan kepala dingin dan hati lapang. Aklamasi ini adalah wujud kebersamaan, bukan sekadar prosedur,” katanya.
Hasil Pramubes Disetarakan Dengan Mubes
Forum juga menyepakati bahwa hasil Pramubes bersifat mengikat dan disetarakan dengan hasil Musyawarah Besar (Mubes). AD/ART disahkan sebagai payung dasar organisasi, memperkuat fondasi tata kelola IKA ke depan.
Harapan Untuk Empat Tahun Mendatang
Menutup acara, Andi Mapparemma menegaskan bahwa amanah yang ia terima hanya dapat berjalan jika seluruh alumni ikut terlibat. “Mari kita bangun IKA ini bersama. Tidak ada yang paling kuat di antara kita, kecuali ketika kita bersatu,” tutupnya.
Pramubes IKA SMP Muhammadiyah Soppeng resmi berakhir pada 23 November 2025 dengan suasana penuh kehangatan, tawa, dan harapan baru bagi perjalanan organisasi empat tahun mendatang.
