Pangeran Andrew Melepaskan Gelar Kebangsawanan UK
Pangeran Andrew, putra Raja Charles III, telah mengambil keputusan penting untuk melepaskan sejumlah gelar kebangsawanan yang pernah ia sandang. Keputusan ini diambil setelah munculnya bukti-bukti mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seks yang terkenal dengan kasus perdagangan anak-anak. Dalam pernyataannya, Pangeran Andrew menyatakan bahwa ia secara sukarela melepaskan gelar Duke of York serta keanggotaan Ordo Garter.
Meski demikian, Pangeran Andrew tetap membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya. Dalam pernyataan resmi, ia menyebut bahwa diskusi dengan Raja dan keluarga kerajaan memicu keputusan untuk mengurangi dampak negatif dari tuduhan-tuduhan yang terus berlanjut. Ia menekankan bahwa keputusan ini diambil demi tugas kepada keluarga dan negara.
Arti Keputusan Pangeran Andrew
Setelah melepaskan gelarnya, Pangeran Andrew tidak lagi menggunakan gelar Duke of York, yang diberikan oleh mendiang Ratu Elizabeth II. Keputusan ini membuat parlemen Inggris tidak perlu mengintervensi atau mencabut gelar tersebut secara paksa. Sebelumnya, Pangeran Andrew sudah tidak lagi menjalani tugas-tugas resmi sebagai anggota kerajaan.
Selain itu, ia juga kehilangan gelar HRH (His Royal Highness) dan tidak lagi muncul dalam acara-acara resmi kerajaan. Ia juga tidak bisa lagi menggunakan singkatan “KG” di belakang namanya. Beberapa gelar lain seperti Earl of Inverness dan Baron Killyleagh juga dicoret dari daftar gelarnya. Dulu, Pangeran Andrew sering menggunakan nama “Andrew Inverness” dalam urusan bisnisnya.
Keputusan ini juga sejalan dengan mantan istrinya, Sarah Ferguson, yang kini tidak lagi menyandang gelar Duchess of York. Mereka kembali ke masa ketika mereka pertama kali bertemu, sebagai Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson. Selain itu, Raja Charles telah memutus hubungan finansial dengan Pangeran Andrew, sehingga ia harus mencari penghasilan sendiri tanpa bantuan Kerajaan.
Namun, karena Pangeran Andrew melepas gelarnya secara sukarela, kedua putrinya masih tetap menyandang gelar putri. Pangeran Andrew diperkirakan akan tetap tinggal di Royal Lodge, Windsor, yang telah disewa hingga tahun 2078.
Kasus-Kasus yang Membelit Pangeran Andrew
Pangeran Andrew terlibat dalam beberapa skandal selama beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah keterkaitannya dengan Yang Tengbo, seorang yang diduga mata-mata China. Pihak istana menyatakan bahwa tidak ada hal sensitif dalam pertemuan tersebut. Namun, kasus ini tetap menjadi sorotan.
Tahun 2022, Pangeran Andrew juga disebut dalam sengketa pengadilan antara seorang jutawan Turki dan mantan penasihat bisnisnya. Meskipun tidak ada dugaan pelanggaran, kasus ini menunjukkan bahwa ia menerima pembayaran dalam serangkaian transaksi keuangan. Belakangan, Pangeran Andrew mengembalikan hadiah sebesar £750.000 kepada jutawan tersebut.
Yang paling menonjol adalah keterkaitannya dengan Jeffrey Epstein. Dalam wawancara BBC Newsnight pada 2019, Pangeran Andrew mengklaim telah memutus semua hubungan dengan Epstein setelah difoto bersama di New York pada Desember 2010. Namun, email pada Februari 2011 yang terungkap menunjukkan bahwa ia tetap berkontak dengan Epstein dan berkata: “Tetaplah berhubungan dekat dan kita akan segera bermain lagi!”
Virginia Giuffre dan Tuduhan Seksual
Virginia Giuffre, salah satu korban yang mengklaim telah dieksploitasi secara seksual oleh Epstein dan rekan-rekannya, menuduh Pangeran Andrew berhubungan seks dengannya di rumah Ghislaine Maxwell, teman Epstein, di London pada 2001—ketika Giuffre berusia 17 tahun. Ia juga mengklaim hubungan seks dengan Pangeran Andrew di rumah Epstein di New York dan pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin AS.
Pangeran Andrew membayar Giuffre guna menyelesaikan perkara di luar pengadilan pada 2022, setelah ia mengajukan gugatan perdata. Giuffre membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya. Buku memoar Virginia Giuffre akan diterbitkan pekan depan, yang kemungkinan akan semakin menyoroti keterlibatan Pangeran Andrew dengan Epstein.
Tanggapan Keluarga Giuffre
Sky Roberts, saudara kandung Giuffre, mengatakan bahwa berita tentang Pangeran Andrew melepaskan gelarnya menimbulkan emosi yang campur aduk. Menurutnya, mendiang Giuffre “akan sangat bangga” dengan perkembangan ini. Ia menyampaikan rasa bahagia karena keputusan ini membenarkan Virginia. Roberts juga meminta Raja Charles untuk “menyingkirkan gelar ‘Pangeran’ dari Andrew.”
Sementara itu, Haley Robson, perempuan lain yang juga menuduh Epstein, mengatakan kabar mengenai Pangeran Andrew adalah momen yang “pahit manis.” Robson menyebut bahwa Giuffre “memulai perjuangan ini dan kita akan terus berjuang.” Ia berharap Giuffre bisa melihat semua yang telah ia mulai. Robson juga mengapresiasi keputusan Pangeran Andrew untuk mundur dan melepaskan gelarnya.
