Pelatihan Kader Pertama (PKP) PKB Kota Tasikmalaya
Sebanyak 167 kader muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mengikuti Pelatihan Kader Pertama (PKP) di salah satu rumah makan di Jl Letjen Mashudi, Sabtu (4/10/2025). Pelatihan yang diselenggarakan oleh DPC PKB Kota Tasikmalaya bertujuan untuk mempersiapkan kader menjadi penerus kepemimpinan baru PKB di tingkat kecamatan dan kelurahan. Selain itu, pelatihan ini juga merupakan bagian dari akselerasi politik PKB untuk membangun soliditas partai.
Wakil Ketua DPD PKB Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, H. Wahid S.Pd, hadir dalam acara tersebut bersama jajaran pengurus harian. Ia menjelaskan bahwa PKP ini merupakan puncak dari rangkaian panjang konsolidasi yang telah dimulai sejak Juli lalu, yang diawali dengan Pra Musyawarah Anak Cabang (Musancab).
Proses Konsolidasi yang Berkelanjutan
“Ini sebetulnya rangkaian. Ketika bulan Juli lalu [berawal dari] Pra Musancab, yaitu bagaimana kita mengkonsolidasi rekrutmen untuk pengurus di tingkatan Kecamatan,” ujar H. Wahid.
Proses rekrutmen ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Nama-nama calon pengurus kecamatan (DPAC) didapatkan melalui rekomendasi dari berbagai pihak, mulai dari Pengurus DPC, DPAC lama, hingga anggota DPR RI, Provinsi, dan Kota/Kabupaten. Syarat utamanya adalah memastikan keterwakilan dari setiap kelurahan di kecamatan masing-masing.
Syarat Mutlak untuk Menjadi Pengurus
Setelah melalui proses verifikasi dan lolos administrasi di tingkat DPW, para kader wajib mengikuti PKP. “Secara otomatis tidak akan menjadi Pengurus kalau belum mengikuti proses pengkaderan, makanya hari ini kita PKP,” ujar H. Wahid.
Lebih jauh, PKP adalah gerbang awal, semacam proses “pencelupan” ideologis, yakni para kader tidak hanya diajarkan tentang PKB, tetapi juga tentang politik dan wawasan kebangsaan. Setelah lulus PKP, kader akan sah menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar PKB. Bagi yang ingin melanjutkan jenjang kepengurusan, mereka akan melalui Pelatihan Kader Lanjutan (PKL), mirip seperti proses kaderisasi di organisasi kepemudaan (OKP) lainnya.
Pemimpin Baru yang Lahir dari Kader Muda
Para peserta PKP ini, yang rata-rata berusia maksimal 35 tahun, adalah cikal bakal Pengurus DPAC se-Kota Tasikmalaya. Setelah mereka dinyatakan lulus sebagai Kader Loyalis dan mengantongi sertifikat PKP, nama-nama mereka akan diumumkan secara resmi menjadi Pengurus DPAC dengan Surat Keputusan (SK) yang telah disiapkan.
“Dengan 167 kader baru ini, PKB Kota Tasikmalaya siap melangkah lebih jauh, mengukir sejarah politik, dan menyalakan harapan baru di tengah masyarakat,” kata H. Wahid.
