Prakiraan Cuaca Sulawesi Tenggara Akhir Pekan Ini
Pada akhir pekan ini, 27 hingga 28 September 2025, wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami perubahan cuaca yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan di Kota Kendari, pada Sabtu pagi, sekitar pukul 08.00 WITA, hujan mengguyur wilayah Kecamatan Kendari Barat hingga Mandonga.
Hujan terus berlangsung di wilayah Kecamatan Poasia dan Kambu sekitar pukul 08.30 WITA. Namun, setelahnya, cuaca kembali cerah berawan dari pukul 08.40 WITA hingga siang hari. Meski begitu, prakiraan dari BMKG menunjukkan bahwa di wilayah Kambu, cuaca akan berpotensi hujan ringan siang hari hingga sore hari, kemudian berubah menjadi hujan petir sekitar pukul 16.00 WITA. Malam hari nanti, cuaca kembali cerah berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Sultra. Diperkirakan akan terjadi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang terdampak antara lain:
- Kabupaten Muna, Kecamatan Pasir Putih dan Pasi Kolaga.
- Kabupaten Muna, Kecamatan Wakorumba Selatan, Lohia, Tongkuno, dan Batukara.
- Kabupaten Buton, Kecamatan Lasalimu dan Lasalimu Selatan.
- Kabupaten Konawe Utara, Kecamatan Wiwirano, Langgikima, Molawe, Lasolo, Lembo, Sawa, Wawolesea, Lasolo Kepulauan, dan Landawe.
Peringatan ini diberlakukan hingga pukul 12:50 WITA. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca secara berkala.
Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap untuk akhir pekan ini:
Sabtu, 27 September 2025
- Berawan: Kolaka, Buton Tengah, dan Buton Selatan.
- Hujan ringan: Konawe, Muna, Buton, Konawe Selatan, Bombana, Wakatobi, Kolaka Utara.
- Hujan ringan juga terjadi di wilayah Konawe Utara, Buton Utara, Kolaka Timur, Konawe Kepulauan, Muna Barat, dan Baubau.
- Hujan petir: Kendari.
Minggu, 28 September 2025
- Berawan: Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna Barat, Buton Tengah, dan Kendari.
- Hujan ringan: Muna, Buton, Bombana, Wakatobi, Kolaka Utara, Buton Utara, Kolaka Timur, Konawe Kepulauan, Buton Selatan, dan Baubau.
Cuaca yang tidak menentu ini dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama dalam hal perjalanan dan kegiatan luar ruangan. Oleh karena itu, penting bagi warga untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi seperti BMKG. Dengan informasi yang tepat dan cepat, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak terduga.
