KRL Jogja-Solo Mogok, Penumpang Panik dan Terlambat
Pada hari Minggu, 28 September 2025 sekitar pukul 14.55 WIB, kereta komuter line (KRL) yang beroperasi di rute Yogyakarta-Solo mengalami mogok di kawasan Delanggu-Gawok. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang yang akhirnya harus keluar dari kereta secara desak-desakan.
Seorang warga yang menyebarkan informasi melalui media sosial mengungkapkan bahwa KRL Jogja-Solo mengalami kerusakan dan berhenti di Stasiun Gawok. Ia juga menyebutkan adanya aroma seperti terbakar yang tercium sebelum kereta berhenti. Sebelumnya, kereta tersebut sempat berhenti selama sekitar setengah jam setelah melewati Stasiun Delanggu. Pihak KAI Commuter memberikan pemberitahuan bahwa kereta mengalami kendala teknis.
Menurut pengakuan warga tersebut, meskipun kereta akhirnya bisa berjalan kembali, perjalanan dilakukan dengan kecepatan rendah hingga mencapai Stasiun Gawok. Akibatnya, perjalanan KRL dari Yogyakarta arah Solo terlambat sekitar satu jam. Para penumpang kemudian dipindahkan ke kereta lain, namun proses pemindahan tersebut menimbulkan kekacauan dan ketidaknyamanan.
Permintaan Maaf dari KAI Commuter
Peristiwa ini memengaruhi mobilitas penumpang antara dua kota tersebut. Atas kejadian tersebut, pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf. Leza Arlan, Public Relations Manager KAI Commuter, menjelaskan bahwa terdapat kendala pada sarana Commuter Line No. 714 di KM 120+9 petak jalan Delanggu-Gawok pada waktu kejadian.
Ia mengakui bahwa gangguan operasional terjadi karena adanya masalah pada sarana. Namun, Leza tidak merinci jenis gangguan apa yang terjadi atau tingkat kerusakannya. Menurutnya, kereta tersebut tetap diizinkan berjalan menuju Stasiun Gawok dengan kecepatan 20 kilometer per jam pada pukul 15.15 WIB untuk kemudian diperiksa lebih lanjut.
Para penumpang yang sebelumnya berada dalam rangkaian tersebut kemudian dipindahkan ke kereta lain setelah menunggu cukup lama. Pada pukul 16.23 WIB, para pengguna baru diberangkatkan dengan kereta pengganti di jalur 1 Stasiun Gawok.
Dampak pada Perjalanan KRL
Dampak dari kejadian ini adalah keterlambatan perjalanan KRL No. 714 sebesar 87 menit, sedangkan KRL No. 715 dan No. 716 mengalami keterlambatan sekitar 60 menit. Petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap rangkaian yang mogok serta berkoordinasi dengan petugas di Stasiun Gawok dan Stasiun Delanggu.
Leza menegaskan bahwa proses perbaikan sudah selesai. “Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan hari ini,” ujarnya. Selain itu, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna layanan agar memperhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun. Bagi para pengguna yang tidak dapat menunggu, mereka dapat melakukan pembatalan perjalanan di loket stasiun.
