Pelatih PSG Luis Enrique Meraih Penghargaan Johann Cruyff Trophy
Penghargaan Johann Cruyff Trophy yang diberikan kepada pelatih terbaik musim lalu diraih oleh Luis Enrique, pelatih Paris Saint-Germain (PSG). Penghargaan ini diberikan dalam acara penganugerahan Ballon d’Or 2025 yang berlangsung pada Selasa (23/9/2025) dini hari WIB. Acara tersebut digelar di Theatre du Chatelet di Paris.
Enrique mendapatkan penghargaan ini karena penampilan gemilang PSG musim lalu. Ia berhasil membawa klub asal Prancis tersebut meraih treble, termasuk gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Meskipun PSG nyaris memenangi semua trofi, mereka harus puas dengan kekalahan dari Chelsea di final Piala Dunia Klub 2025.
Dalam perolehan penghargaan ini, Enrique unggul dari beberapa kandidat lainnya seperti Arne Slot (Liverpool), Enzo Maresca (Chelsea), Hansi Flick (Barcelona), dan Antonio Conte (Napoli). Namun, perayaan Enrique sebagai pelatih terbaik musim lalu sedikit terganggu oleh hasil buruk PSG dalam laga Classique melawan Marseille yang digelar pada malam yang sama.
Enrique tidak bisa hadir dalam acara penganugerahan Ballon d’Or karena sedang menjalani pertandingan Classique yang ditunda antara PSG dan Marseille. Di Stadion Stade Velodrome, PSG menelan kekalahan 0-1 dari Marseille. Sundulan mantan bek West Ham, Nayef Aguerd, pada menit kelima menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.
Ini adalah kekalahan pertama PSG di Liga Prancis setelah empat laga tanpa kalah pada musim ini. Dalam pertandingan tersebut, PSG tidak diperkuat oleh beberapa pemain kunci yang mengalami cedera, termasuk Ousmane Dembele, yang dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or tahun ini.
Setelah pertandingan, Enrique menyampaikan rasa kecewa atas kekalahan timnya dari Marseille. Ia mengatakan:
“Kami terbiasa bermain seperti ini, tapi di babak pertama, kami kurang tenang.”
“Saya rasa kami membuat banyak kesalahan dan itu sangat disayangkan.”
“Tapi itu wajar dalam sepak bola, kesalahan adalah bagian dari permainan.”
“Saya pikir di babak kedua tim bermain lebih baik dan menciptakan lebih banyak peluang.”
“Kami memiliki tiga peluang bersih, dan sayang sekali pertandingan berakhir seperti itu karena ini adalah pertandingan yang selalu penting bagi kami,” tambahnya.
Hasil ini membuat PSG menempati posisi kedua klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan. Sementara Marseille berada di posisi keenam klasemen dengan sembilan poin. Kekalahan ini tentu menjadi tantangan bagi PSG untuk bangkit dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
