mediaawas.com, LEWOTOBI –
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Jumat 4 Juli 2025, periode 00:00–06.00 Wita.
Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level IV (AWAS).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur,
Pulau
Timur Tenggara dengan posisi geografis di Lintang -8,5389°LU, Bujur 122,7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 meter di atas permukaan laut.
“Pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 300-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 22-24°C,” tulis Herman dikutip dari laman magma.esdm.go.id Jumat pagi.
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9–4,4 mm, serta lama gempa 33–39 detik.
3 kali Gempa Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2,2-3,7 mm, dan durasi gempa 104-181 detik.
1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2,9 mm, dan lama gempa 21 detik.
4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2,9–4,4 mm, S-P 0,8–1,4 detik dan durasi gempa 8–15 detik.
5 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2,2-4,4 mm, S-P 13-61 detik dan durasi gempa 37-208 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, di antaranya:
1. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, menggunakan masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
5. Pemerintah Daerah selalu berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi mengenai aktivitas G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui nomor telepon 022-7272606. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).
Berita mediaawas.com Lainnya di Google News
