PSIM Yogyakarta Pertahankan 12 Pemain Lokal untuk Hadapi Super League 2026/27


Persiapan PSIM Yogyakarta untuk Musim 2026/27

PSIM Yogyakarta mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/27. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mempertahankan 12 pemain lokal yang menjadi bagian dari skuad musim lalu. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi bersama jajaran tim pelatih, dengan tujuan menjaga fondasi tim sekaligus mempertahankan pemain-pemain yang dinilai masih memiliki potensi berkembang.

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara instan. Seluruh pemain telah melalui penilaian berdasarkan kontribusi dan kebutuhan tim untuk musim depan. “Manajemen resmi mempertahankan 12 pemain lokal kami dari musim 2025/26 lalu,” ujarnya.

Menurut Iksan, para pemain yang dipertahankan memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk membantu PSIM bersaing sepanjang musim 2026/27. Bahkan, beberapa pemain yang musim lalu belum mendapat banyak kesempatan bermain tetap dipercaya karena dinilai masih memiliki prospek yang baik. “Kami meyakini para pemain ini memiliki kualitas yang cukup mumpuni untuk membantu tim bersaing di musim 2026/27 nanti,” tambahnya.

Iksan menambahkan bahwa kesempatan bertahan diberikan sebagai bentuk kepercayaan manajemen dan tim pelatih terhadap kemampuan mereka. “Meskipun beberapa pemain mencatatkan menit bermain minim pada musim lalu, manajemen dan tim pelatih percaya bahwa mereka masih memiliki potensi untuk berkembang bersama PSIM,” lanjutnya.

Komposisi Kiper dan Pemain Lokal Lainnya

Di sektor penjaga gawang, PSIM masih mempercayakan posisi tersebut kepada Harlan Suardi dan Khairul Fikri Maarif. Keduanya dinilai mampu menjadi pilihan utama maupun pelapis di bawah mistar gawang.

Selain itu, sembilan pemain lokal lain yang juga dipastikan bertahan adalah Savio Sheva Maresca, Muhammad Iqbal, Riyatno Abiyoso, Andy Irfan, Reva Adi Utama, Raka Cahyana Rizky, Rio Hardiawan, Rendra Teddy Wijanarko, Ghulam Fatkur Rahman, serta Dianda Diaz Dewari.

Kombinasi Pemain Senior dan Muda

Manajemen menilai perpaduan pemain senior dan pemain muda akan menjadi modal penting dalam membangun tim yang lebih kompetitif. Pengalaman para pemain senior diharapkan dapat berpadu dengan semangat juang pemain muda untuk menghadapi persaingan musim baru.

“Kami yakin mereka punya potensi besar. Kombinasi pemain muda yang spartan dan pemain berpengalaman menjadi modal untuk langkah PSIM menyongsong musim depan,” ujar Iksan.

Dampak Stabilitas Skuad

Dengan mempertahankan mayoritas pemain lokal, PSIM berharap proses adaptasi tim dapat berjalan lebih cepat. Stabilitas skuad juga diharapkan memberi dampak positif terhadap performa tim sepanjang musim.

“Kami berharap, dengan kesempatan bertahan ini, mereka bisa membuktikan kepercayaan manajemen dan tim pelatih dengan menunjukkan kontribusi, komitmen, serta konsistensi untuk terus membantu tim,” tutup Iksan Mahar.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *