Wakil Bupati Abdya Apresiasi Kehadiran PKB di Tengah Masyarakat
Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, secara resmi membuka turnamen bola voli semi open piala bergilir Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC) Abdya cup I tahun 2025. Acara ini digelar di lapangan voli Gampong Jeumpa Barat, Kecamatan Jeumpa, pada Jumat malam (21/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Akli menyampaikan apresiasi kepada DPC PKB Abdya yang telah mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga ini.
Menurutnya, langkah PKB dalam mengadakan kegiatan olahraga seperti ini menunjukkan komitmen mereka terhadap pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga di Kabupaten Abdya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat karakter pemuda melalui aktivitas yang bermanfaat.
“Saya memberikan apresiasi khusus karena PKB bukan hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang membangun dan memberikan manfaat langsung kepada warga,” ujar Akli.
Turnamen ini memiliki keistimewaan tersendiri. Selain sebagai ajang olahraga internal, acara ini juga menjadi momen silaturahmi antar tiga kabupaten, yaitu Aceh Selatan, Nagan Raya, dan Abdya. Hal ini menunjukkan bahwa dampak dari kegiatan ini tidak terbatas pada wilayah tertentu, tetapi mampu mempererat hubungan antar daerah serta meningkatkan interaksi positif antar pemuda.
“Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten membuat turnamen ini tidak hanya mencetak atlet lokal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi seluruh atlet dari Aceh Selatan dan Nagan Raya untuk mengasah bakat dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” jelas Akli.
Ia menjelaskan bahwa turnamen semi open ini memiliki makna penting. Selain memacu semangat kompetisi, ajang ini juga menjadi pintu komunikasi, persahabatan, dan persaudaraan lintas daerah. Dengan demikian, peserta dapat belajar tentang kerja sama dan saling menghargai.
Akli menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Abdya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Olahraga, menurutnya, adalah wadah efektif untuk membentuk karakter yang kuat. Melalui olahraga, pemuda diajarkan disiplin, kerja sama, sportivitas, dan mental juang.
“Ketika turnamen seperti ini dilaksanakan dengan baik, maka sesungguhnya kita sedang menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda kita,” ujarnya.
Ia optimis bahwa dari lapangan sederhana seperti ini dapat lahir atlet-atlet besar yang nantinya bisa membawa nama Abdya dan daerah lainnya ke tingkat provinsi bahkan nasional. Untuk itu, ia mengajak seluruh atlet agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Menang atau kalah adalah hal wajar dalam pertandingan, tetapi persahabatan dan rasa hormat antar pemain adalah yang paling utama,” tambahnya.
Akli juga berharap kepada panitia dan wasit agar menjalankan tugas dengan profesional dan adil. Dengan demikian, turnamen ini dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.
