Daerah  

Pegawai Klinik Kecantikan Tidak Bisa Makan, Niat Ambil Bekal di Bagasi Honda BeAT Malah Berteriak Histeris


Kejadian Mencurigakan di Parkiran Klinik Kecantikan Jombang

Di sebuah klinik kecantikan yang berada di Jl Adityawarman, Jombang, Jawa Timur, terjadi peristiwa yang membuat seorang pegawai klinik mengalami pengalaman buruk. Nasib malang menimpa salah satu karyawan yang dikenal dengan nama Aisy. Ia tidak hanya kehilangan motor pribadinya, tetapi juga mengalami rasa kaget dan histeris ketika mengetahui motor tersebut raib dibawa kabur oleh pencuri.

Aisy adalah seorang pegawai klinik yang tinggal di wilayah Jogoroto, Jombang. Saat itu, ia sedang berada di klinik dan berencana untuk mengambil bekal makanan dari bagasi motornya. Namun, ketika tiba di tempat parkir, ia menyadari bahwa motor Honda BeAT-nya sudah tidak ada lagi. Perasaan kaget langsung menghampiri, hingga akhirnya ia teriak histeris karena kehilangan kendaraannya.

Kejadian ini terjadi dalam waktu singkat dan tercatat jelas dalam rekaman CCTV yang ada di klinik. Dalam video tersebut, tampak suasana parkiran yang awalnya tenang dengan tujuh motor terparkir rapi. Tidak lama kemudian, dua orang pelaku datang menggunakan motor matic dari arah utara. Mereka berhenti di dekat jalanan yang tidak jauh dari area parkiran.

Salah satu pelaku, yang mengenakan hoodie abu-abu dan helm, turun dari motornya. Ia langsung bergegas menuju Honda BeAT nopol S 4864 OBH milik Aisy. Motor tersebut tidak dikunci setang, sehingga memudahkan pelaku untuk membawanya pergi. Setelah berhasil menggasak kendaraan, pelaku kemudian menuntun motor tersebut ke arah selatan, meninggalkan lokasi bersama rekan satu timnya.

Rekan korban, Cindy (25 tahun), menceritakan bagaimana Aisy mengetahui kehilangan motornya. Menurut Cindy, Aisy baru menyadari kondisi motor saat ingin mengambil bekal makanan dari bagasi. “Dia sangat kaget dan sampai teriak histeris karena motornya sudah tidak ada di tempat,” ujar Cindy dalam keterangan yang diterima.

Setelah kejadian tersebut, kasus pencurian ini dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolsek Jombang, AKP Mulyani, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. “Laporan sudah kami terima dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya saat dikonfirmasi.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, untuk lebih waspada dan memastikan keamanan kendaraan mereka. Dengan adanya CCTV yang tersedia di klinik, harapan besar terbuka untuk dapat mengungkap identitas pelaku dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan di lingkungan sekitar.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *