Pusarla V. Sindhu, atlet bulu tangkis asal India yang dilatih oleh pelatih Indonesia, Irwansyah, merasa sangat senang setelah berhasil mengalahkan unggulan tuan rumah Putri Kusuma Wardani di final Japan Open 2026. Pertandingan ini berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, pada hari Minggu (19/7/2026).
Dalam pertandingan final tunggal putri, Sindhu tampil luar biasa dan berhasil mengalahkan Akane Yamaguchi, penjegal dari Jepang. Ia memenangkan pertandingan dengan skor dua gim langsung, masing-masing 21-17.
Sindhu mengungkapkan rasa bahagianya yang tak terkatakan setelah meraih kemenangan ini. “Sangat, sangat bahagia, sampai tak bisa berkata-kata,” katanya. Ia juga menyampaikan bahwa ia tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam pertandingan tersebut.
Meskipun berada di posisi unggulan, Sindhu mengakui bahwa ia sempat melakukan beberapa kesalahan selama pertandingan. Namun, ia tetap menjaga ketenangan dan fokus pada setiap poin. “Sangat penting bagi saya untuk tetap positif sepanjang waktu,” ujarnya.
Menurut Sindhu, permainan agresif menjadi kunci keberhasilannya mengalahkan Yamaguchi. Ia sukses memenangkan reli-reli panjang di akhir pertandingan. “Saat melawan pemain top, Anda tidak bisa bersantai,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga agresivitas sepanjang pertandingan. “Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya di akhir pertandingan,” tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa beberapa reli panjang berhasil dimenangkannya, yang memberinya keuntungan signifikan.
Ini merupakan gelar pertama Sindhu pada tahun 2026. Sebelumnya, ia hanya meraih kemenangan di Syed Modi International pada tahun lalu. “Sudah 19 bulan sejak saya menang (Syed Modi International, Super 300), dan ini sangat penting bagi saya,” kata Sindhu.
Ia menilai bahwa mencapai final adalah hal yang berbeda dari memenangkan pertandingan dan mendapatkan medali emas. “Mencapai final adalah satu hal, tetapi menang dan berdiri di podium sambil mendapatkan medali emas adalah hal yang berbeda sama sekali,” tutupnya.












