Daerah  

KDM Temui Anindya Bakrie, Bahas Investasi dan Dinamika Kadin Jabar



PR JABAR

– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Gedung Kadin Indonesia dan bertemu dengan Ketua Umum Anindya Bakrie, Rabu, 25 Juni 2025 lalu.

Dalam kunjungan ke Gedung Menara Kadin, gubernur yang akrab disapa KDM itu membahas masalah investasi dan juga sempat menyinggung mengenai dinamika yang terjadi di tubuh Kadin Jabar.

Di hadapan Anindya Bakrie dan pengurus lainnya, yakni Erwin Aksa, Azis Syamsudin, Agung Suryamal, Nita Yudhi, Candra Tirta Wijaya, Thomas Jusran, serta Yuri, KDM membahas soal investasi ke Jawa Barat, salah satunya dari Bangladesh.

Menurut KDM, produk Bangladesh cukup banyak di Jawa Barat. Oleh karena itu, Jabar, lanjut KDM, butuh banyak investor dari luar negeri.

KDM juga sempat membahas dinamika Kadin Jabar yang masih belum selesai. Dia berharap dinamika Kadin Jabar ini segera berakhir sehingga bisa berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya Pemprov Jabar.

Dinamika Kadin Jabar

Menjawab apa yang disampaikan KDM, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie mengatakan bahwa masalah Kadin Jabar sudah diserahkan kepada Agung Suryamal sebagai caretaker.

“Kami sudah menugaskan Pak Agung untuk mengatasi dinamika Kadin Jabar. Pak Agung memiliki wewenang penuh untuk mengatasi dinamika Kadin Jabar melalui Muprov,” ujar Anin.

Secara khusus, Anin juga mengatakan mengenai rencana retret pengurus Kadin seluruh Indonesia di Magelang sekitar pertengahan Agustus.

Melanjutkan pernyataan Anin, Agung Suryamal mengatakan, pihaknya sedang melakukan perbaikan administrasi Kadin Kota/Kabupaten se-Jabar. Menurut Agung, setelah masalah administrasi selesai, selanjutnya pihaknya akan menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Muprov) yang berkualitas.

Dua calon Ketua Kadin Jabar

Agung menginginkan agar Ketua Umum Kadin Jabar mendatang adalah orang yang memiliki kemampuan berorganisasi, berkualitas dalam berbagai hal, memiliki wawasan luas, serta memiliki jaringan internasional karena Jabar membutuhkan investasi.

Kepada KDM, Agung juga menyampaikan bahwa belum terlaksananya Muprov termasuk adanya penundaan kegiatan beberapa waktu lalu semata-mata karena masalah administrasi.

Oleh karena itu, Agung menjadwalkan pelaksanaan Muprov Kadin Jabar antara awal Agustus hingga akhir Agustus 2025. “Begitu selesai administrasi di Kabupaten dan Kota, kami akan langsung menggelar Muprov,” ujar Agung.

Menyinggung soal calon, Agung menyampaikan kepada KDM bahwa sudah ada dua calon, yaitu Shinta Dec Checawaty dan Masrura Ram Idjal. Keduanya sudah mendaftar termasuk menyampaikan visi dan misinya.

Namun, lanjut Agung, tidak menutup kemungkinan pihaknya membuka kesempatan untuk calon tambahan lain menjelang pelaksanaan Muprov nanti. “Bisa saja ada tambahan calon asal sesuai dengan AD/ART dan peraturan organisasi,” kata Agung.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *