Pedoman Tangerang – Seorang konsumen bernama Nensi mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah melakukan pembelian mobil melalui seorang sales dealer Wuling Kenjeran bernama Radit.
Persoalan muncul setelah Nensi belum menerima kendaraan yang telah dipesannya, meski pembayaran disebut telah dilakukan secara tunai di kantor dealer Wuling Kenjeran.
Dalam proses transaksi tersebut, Nensi diketahui telah menerima sejumlah dokumen, mulai dari Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), kuitansi, hingga dokumen lain yang disebut memiliki stempel resmi dealer.
Namun, kendaraan yang dipesan tak kunjung diterima. Permasalahan tersebut kemudian dikaitkan dengan nomor SPK yang digunakan dalam transaksi.
Dugaan SPK Nensi Terhubung dengan Konsumen Lain
Baca selengkapnya












