Diduga Ada Persekongkolan Jahat Masalah Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pantura, Pemkab Sampang dan SKK Migas di Laporkan ke Kejati Jatim

Caption: ketua Trankonmasi jatimda nelayan saat memberikan keterangan di depan halaman kajati Surabaya,( dok/awas.com).

Caption: ketua Trankonmasi jatim dan nelayan Pantura, saat memberikan keterangan di depan halaman kajati Surabaya,( dok/awas.com).

Surabaya – awas.com – Pelik Memang, Persatuan Nelayan Pantura Madura(PNPM) kabupaten Sampang dan Nelayan Pamekasan resmi melapor ke kejaksaan tinggi Jawa Timur, terkait mandeknya pergantian rumpon nelayan yang diduga ada nya persekongkolan jahat, oleh perusahaan migas asal Malaysia, Petronas Carigali,SKK Migas dan pemkab Sampang, Selasa ( 26/08/2025 ).

Dalam pelaporannya ke kajati Jatim, nelayan PNPM didampingi oleh LPK Trankonmasi Jatim dan DPC Projo Sampang.

Ketua KPK Trankonmasi Jawa Timur, varies Reza Malik, mengatakan bahwa,
Pelaporan nelayan ini merupakan buntut panjang dari mandeknya, pergantian ganti rugi rumpon nelayan Pantura dari dua kabupaten, yakni kabupaten Sampang dan kabupaten Pamekasan.

Pihaknya, sengaja mendampingi nelayan Pantura dalam pelaporan ini, yang kami laporkan ke kajati Jatim ini adalah pemkab Sampang, SKK Migas dan Petronas Carigali.

“Pihak yang di laporkan Pemkab Sampang, SKK Migas dan Petronas Carigali, bukti-bukti sudah kami lampirkan, termasuk bukti transfer serta bukti yang lain,” ucapnya.

Lanjut varies Reza Malik, bahwa menurut sumber yang terpercaya, ganti rugi rumpon nelayan Pantura ini sudah cair pada bulan September 2024 lalu, namun sampai kini belum jelas juntrungnya.

” pencairan ganti rugi rumpon nelayan Pantura sudah cair sekira bulan September 2024 lalu,” tambanya.

Berdasarkan keterangan SKK Migas, bahwa Petronas dan SKK Migas sudah memenuhi kewajibannya ke pemkab Sampang, jadi diduga ada permainan dan persekongkolan jahat antar Dinas terkait, pemkab Sampang serta SKK Migas dan oknum lain.

” Diduga ada persekongkolan jahat dan main mata antara pemkab Sampang, SKK Migas serta Petronas Carigali dalam hal pergantian rumpon nelayan Pantura ini,” pungkasnya.

Penulis: Soleh
Editor. : redaksi
Publisher: awas.com.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *