Daerah  

Dibekali 3 teknologi canggih! AZA hadirkan player issue jersey Persebaya Surabaya 26/27


 

Persebaya Surabaya bersama AZA resmi menghadirkan Player Issue Jersey 26/27 untuk menyambut kompetisi Super League 2026/2027.

Jersey yang seluruh proses desain dan produksinya dilakukan di Indonesia ini mengusung material super ringan 130 gsm, sekaligus dibekali tiga teknologi utama, yakni Anti-UV, Anti-Odor, dan Quick Dry untuk menunjang aktivitas di lapangan.

Kolaborasi Persebaya Surabaya dan AZA memasuki musim ke-10 sejak pertama kali berjalan pada 2017.

Durasi tersebut sekaligus mengukuhkan kerja sama keduanya sebagai kolaborasi terpanjang antara apparel dan klub sepak bola dalam sejarah Indonesia.

Player Issue Jersey 26/27 tidak sekadar dibuat dengan tampilan menyerupai jersey yang digunakan pemain.

AZA merancangnya dengan pendekatan yang menitikberatkan pada kebutuhan performa, mulai dari bobot ringan, fleksibilitas, kenyamanan hingga ketahanan material.

Material kain utama jersey memiliki berat hanya 130 gsm, sedangkan bagian mesh menggunakan material dengan berat 110 gsm.

Bobot tersebut membuat jersey terasa ringan saat digunakan sehingga memberikan keleluasaan bergerak bagi pemain maupun supporter yang ingin merasakan sensasi berbeda dari jersey versi supporter.

Menariknya, bobot ringan itu tidak mengorbankan kekuatan material.

Kualitas jersey Persebaya Surabaya bahkan sempat mendapatkan perhatian pada musim lalu ketika sejumlah jersey klub Liga 1 2025/2026 terlihat mudah sobek saat ditarik pemain lawan.

Dalam sejumlah sorotan pertandingan, jersey Persebaya Surabaya justru tetap utuh meski mendapatkan tarikan keras dari pemain lawan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ketahanan material yang digunakan AZA untuk kebutuhan Green Force.

Senior Manager Brand AZA dan Persebaya Store, Arif Rahman Hakim, mengatakan Player Issue Jersey 26/27 memang disiapkan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan pemain profesional.

AZA juga ingin menunjukkan kemampuan produk lokal di tengah banyaknya klub yang menjalin kerja sama dengan apparel internasional.

“Player Issue Jersey 26/27 ini kami buat bukan sekadar menyerupai jersey pemain, tetapi benar-benar membawa pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan performa pemain,” ujar Hakim.

“Mulai dari bobot yang sangat ringan hingga teknologi materialnya yang kuat dan sudah teruji seperti yang kita lihat selama ini.”

Dari sisi teknologi, jersey ini membawa tiga fitur utama yang dirancang untuk memberikan kenyamanan selama digunakan.

Teknologi Anti-UV membantu memberikan perlindungan, Anti-Odor menjaga kesegaran, sedangkan Quick Dry membantu mempercepat proses pengeringan kelembaban pada material.

Ketiga teknologi tersebut membuat Player Issue Jersey 26/27 tidak hanya mengandalkan tampilan premium.

Fitur yang dibenamkan juga dirancang untuk menjawab kebutuhan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, terutama ketika jersey digunakan dalam kondisi panas dan berkeringat.

“Kami ingin jersey ini menjadi bukti bahwa ketika bicara tentang kualitas dan inovasi, kita tidak harus selalu melihat ke luar negeri,” lanjut Hakim.

“Kami bangga Player Issue Jersey 26/27 ini didesain dan dibuat di Indonesia, dengan standar dan detail yang kami persiapkan untuk mendekati kebutuhan jersey pemain profesional.”

Kesan eksklusif kemudian diperkuat melalui Holographic Persebaya Crest pada bagian logo.

Patch dengan material hologram tersebut memberikan sentuhan berbeda, sementara Flat Knit Collar & Cuff membuat konstruksi kerah dan manset terlihat rapi, fleksibel, serta tetap nyaman digunakan.

Dari sisi desain, terdapat kejutan dari Implora yang menjadi sponsor baru Persebaya Surabaya pada musim ini.

Aksen gambar kecup bibir di samping logo brand kecantikan tersebut membawa pesan soal posisi perempuan yang memiliki tempat dan peran dalam kultur sepak bola.

Selain spesifikasi yang mendekati jersey pemain, AZA dan Persebaya Surabaya juga menambahkan elemen memorabilia melalui Player Card.

Setiap pembelian Player Issue Jersey 26/27 mendapatkan satu kartu pemain yang dipilih secara khusus untuk menjadi bagian dari koleksi.

Total terdapat tujuh Player Card yang bisa dikoleksi, yakni Rivera, Rivera Rare, Sananta, Catur, Risto, Ernando, dan Ernando Rare.

Setiap kartu dilengkapi QR Code khusus yang dapat dipindai untuk mengikuti proses klaim kartu sehingga pengalaman pembeli tidak berhenti pada jersey.

“Player Card ini kami hadirkan sebagai nilai tambah sekaligus cara untuk membuat jersey ini terasa lebih personal bagi supporter.

Ada tujuh kartu yang bisa dikoleksi, termasuk versi Rare, sehingga kami berharap ada excitement tersendiri ketika supporter mendapatkan jersey dan melihat Player Card yang mereka peroleh,” tegas Hakim.

Dari sisi harga, Player Issue Jersey 26/27 ditawarkan melalui skema Pre Order mulai 4 hingga 13 September 2026.

Selama periode tersebut, jersey dibanderol Rp 599.000 sebelum harga normalnya menjadi Rp 699.000 setelah masa Pre Order berakhir.

Pembelian dapat dilakukan secara online melalui Persebaya Store maupun secara offline di seluruh outlet Persebaya Store by AZA dan reseller resmi Persebaya Store.

Dengan kombinasi tiga teknologi, material ringan, desain eksklusif, dan Player Card, jersey ini menjadi salah satu produk yang ditujukan untuk membawa pengalaman jersey pemain lebih dekat kepada Bonek dan Bonita.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *