Cara Kerja Hybrid Buatan Daihatsu, Rahasia Irit Rocky e-Smart
Sistem hybrid yang digunakan oleh Daihatsu memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan sistem hybrid yang digunakan oleh saudara kandungnya, Toyota. Berikut penjelasan mengenai cara kerjanya.
Perbedaan Sistem Hybrid antara Daihatsu dan Toyota
Daihatsu menggunakan sistem hybrid seri, sedangkan Toyota lebih mengandalkan sistem hybrid seri-paralel atau serial-paralel hybrid system. Perbedaan ini memengaruhi cara kerja mesin bensin dan motor listrik dalam kendaraan.
Sistem hybrid seri-paralel merupakan kombinasi dari sistem hybrid seri dan paralel, di mana mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja secara independen atau bersama-sama untuk menggerakkan roda. Hal ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam penggunaan energi.
Namun, Daihatsu hanya menggunakan sistem hybrid seri. Dalam sistem ini, mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai hybrid. Baterai tersebut kemudian menyuplai listrik ke motor listrik yang sepenuhnya menggerakkan roda depan seperti pada mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle).
Pada Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid, mesin bensin 3-silinder berkapasitas 1.198 cc (WA-VEX) hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai lithium-ion yang berkapasitas 0,74 kWh. Mesin kompak ini sering menyala untuk mengisi baterai hybrid yang memiliki kapasitas terbatas.
Ketika baterai mencapai state of charge (SoC), mesin bensin akan menyala untuk mensuplai listrik. Begitu pula ketika pengemudi menekan pedal gas secara cepat dan dalam, mesin bensin akan langsung bekerja.
Sistem hybrid ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid sangat irit dalam konsumsi bahan bakar. Berdasarkan pengujian, di rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, mobil ini mampu mencapai efisiensi sebesar 28,8 km/liter.
Di rute tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam, efisiensi mobil ini mencapai 21 km/liter. Yang paling mengejutkan adalah efisiensi mobil ini di rute kombinasi. Di rute ini, kendaraan melewati berbagai kondisi jalan, termasuk tol dan jalan arteri baik yang lancar maupun padat.
Dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid berhasil mencetak efisiensi sebesar 35,3 km/liter.
Keunggulan Sistem Hybrid pada Daihatsu Rocky e-Smart
Sistem hybrid seri yang digunakan oleh Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid memberikan beberapa keunggulan, termasuk:
- Efisiensi bahan bakar yang tinggi: Karena mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator, penggunaan bahan bakar menjadi lebih optimal.
- Kemampuan mengisi baterai secara mandiri: Mesin bensin akan menyala otomatis saat baterai mencapai level tertentu.
- Responsif terhadap akselerasi: Ketika pengemudi menekan pedal gas secara cepat, mesin bensin akan langsung bekerja untuk meningkatkan daya dorong.
Kesimpulan
Dengan sistem hybrid seri yang unik, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid mampu menawarkan efisiensi bahan bakar yang luar biasa tanpa mengorbankan performa. Sistem ini menjadi solusi ideal bagi pengemudi yang ingin menghemat biaya bahan bakar sambil tetap mendapatkan pengalaman berkendara yang nyaman dan responsif.












