PIKIRAN RAKYAT
– Dari delapan tim yang masih bertahan hingga babak perempat final Piala Dunia Antarklub 2025, duo Brasil, Fluminense dan Palmeiras, menjadi minoritas. Selain Al Hilal (Asia), lima klub lainnya, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Muenchen, Real Madrid, dan Borussia Dortmund merupakan raksasa Eropa.
Fluminense akan membuka persaingan pada pertandingan perempat final pertama dengan menjamu Al Hilal (Arab Saudi), di Stadion Camping World Orlando, Florida, Amerika Serikat, Sabtu, 5 Juli 2025, pukul 02.00. Fluminense melaju ke babak 8 Besar setelah menyingkirkan Inter Milan 2-0 di babak 16 Besar melalui gol dari German Cano dan Hercules.
Sementara Al Hilal yang merupakan satu-satunya wakil di luar Eropa dan Amerika Selatan, secara mengejutkan menumbangkan Manchester City (Inggris) lewat kemenangan dramatis 4-3. Empat gol kemenangan Al Hilal disumbangkan melalui brace Marcos Leonardo, Malcom dan Kalidou Koulibaly.
Meskipun tidak menghadapi tim Eropa yang dianggap sebagai saingan klub-klub Brasil, pelatih Fluminense, Renato Gaucho memastikan semangat para pemainnya untuk terus maju di Piala Dunia Antarklub 2025 tidak berkurang. Menurutnya, misi Fluminense di ajang ini bukan hanya soal kemenangan dan melaju sejauh mungkin, tetapi juga soal harga diri.
“Kami mewakili sepak bola Brasil dengan sangat baik. Suporter merasa bangga karena kami bisa bersaing dengan klub-klub besar Eropa,” tegas Gaúcho, usai menyingkirkan Inter Milan.
Agar bisa terus melaju, kapten tim Fluminense, Thiago Silva, mengingatkan rekan-rekannya untuk memulihkan kondisi dengan baik menjelang pertandingan melawan Al Hilal. Menurutnya, cuaca panas di Amerika Serikat membuat energi seluruh anggota tim terkuras.
“Kami bermain bagus di pertahanan. Dengan bola, kami tidak bisa bermain seperti biasa, dan sulit menghadapi tekanan mereka. Apalagi dengan cuaca panas ini, tidak mudah untuk bermain. Kami sangat puas dengan kualifikasi ini, tapi sekarang kami harus istirahat karena akan bertanding lagi dalam tiga atau empat hari,” kata Thiago Silva.
Spirit of Minorities
Selain cuaca panas, Fluminense juga harus mewaspadai semangat yang ditunjukkan seluruh anggota tim Al Hilal. Keberhasilan mereka menyingkirkan City di babak 16 Besar menjadi bukti bahwa juara Asia asal Arab Saudi ini tidak bisa diremehkan. Sebelumnya, mereka juga mampu menahan imbang Real Madrid pada fase grup. Apalagi, tim ini dilatih oleh Simone Inzaghi, pelatih yang musim lalu berhasil membawa Inter mencapai final Liga Champions.
Semangat minoritas di tubuh Al Hilal tercermin dari pernyataan Koulibaly, yang mencetak satu gol kemenangan atas City. Menurutnya, kemenangan atas City di babak 16 Besar menunjukkan kapasitas Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit melawan salah satu tim terbaik di dunia dan kami ingin menunjukkan ide, bakat, dan kekuatan kami. Kami memanfaatkan peluang dan merasa senang. Kami ingin membuktikan bahwa Al Hilal memiliki kekuatan dan bakat, dan kami menunjukkan mentalitas yang luar biasa,” katanya pada situs resmi FIFA.***
