PEVS 2026 Sukses Tarik Minat Publik dengan Inovasi dan Program Menarik
Pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 berhasil mencatat rekor kunjungan yang mengesankan selama empat hari penyelenggaraan, dari tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026. Hingga pukul 15.00 WIB pada hari Minggu, 1 November 2026, jumlah pengunjung tercatat mencapai 35.257 orang, menandakan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus tumbuh pesat di Tanah Air.
Pameran yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) bekerja sama dengan Dyandra Promosindo ini bukan sekadar ajang pamer produk, melainkan sebuah ekosistem digital dan fisik yang dirancang untuk memperkenalkan teknologi mobilitas berkelanjutan kepada publik secara menyeluruh.
Ratusan Pengunjung Tertarik pada Promo Spesial
Salah satu daya tarik utama PEVS 2026 adalah program promosi khusus berupa cashback hingga Rp 200 juta bagi pembeli mobil dan motor listrik selama periode pameran. Program ini menjadi magnet kuat bagi calon konsumen yang sedang mempertimbangkan transisi ke kendaraan ramah lingkungan. Banyak pengunjung terlihat antusias mengajukan pembayaran dengan menggunakan voucher cashback yang tersedia di loket khusus.
Dengan adanya insentif finansial seperti ini, tidak heran jika minat beli meningkat drastis sepanjang pameran. Para pengunjung juga diberi kesempatan langsung merasakan performa kendaraan melalui fasilitas test drive dan test ride yang disediakan di dalam area pameran. Kegiatan ini memungkinkan calon pembeli untuk menguji kenyamanan, akselerasi, serta fitur-fitur canggih dari berbagai model kendaraan listrik yang dipamerkan.
Dukungan dari 45 Peserta dari Berbagai Sektor
PEVS 2026 berhasil menghadirkan 45 peserta pameran dari berbagai lini industri, mulai dari produsen mobil listrik dan sepeda motor listrik, hingga pelaku industri pendukung seperti pemasok baterai, stasiun pengisian daya (charging station), sistem manajemen energi, hingga aplikasi mobilitas berbasis digital.
Keberagaman peserta ini mencerminkan perkembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin matang di Indonesia. Produk-produk yang ditampilkan tidak hanya dari merek lokal, tetapi juga beberapa merek internasional yang tengah memperluas pasar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Program Edukasi dan Hiburan Memperkuat Pesan Lingkungan
Tidak hanya fokus pada penjualan, PEVS 2026 juga menawarkan serangkaian program edukatif dan hiburan yang bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya mobilitas berkelanjutan.
-
EV Student Showcase: Ajang ini menjadi wadah bagi para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memamerkan inovasi mereka dalam bidang kendaraan listrik. Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Budi Luhur, dan Politeknik Negeri Jakarta turut ambil bagian dengan proyek-proyek unggulan seperti mobil listrik generasi ketiga, sistem manajemen baterai cerdas, hingga desain sepeda listrik berbasis AI.
-
EV Mobility Zone: Area khusus yang menampilkan pemanfaatan elektrifikasi di berbagai moda transportasi—darat, udara, dan laut. Pengunjung bisa melihat simulasi drone pengiriman barang listrik, mobil otonom, bahkan kapal penyebrangan berbahan bakar listrik yang sedang dikembangkan oleh startup lokal.
-
EV Push Bike Race: Perlombaan sepeda listrik tanpa tenaga pedal, yang dimainkan oleh lebih dari 200 peserta dari kalangan pelajar, komunitas pecinta kendaraan hijau, dan bahkan keluarga. Lomba ini tidak hanya seru, tetapi juga mengedukasi pentingnya olahraga dan transportasi rendah emisi.
-
EV Fest: Penutupan pameran diwarnai dengan acara musik, panggung budaya, dan pameran modifikasi kendaraan listrik. Banyak mobil dan motor listrik yang telah diubah secara estetika dan fungsional, mencerminkan kreativitas masyarakat terhadap mobilitas masa depan.
Antusiasme sebagai Sinyal Positif untuk Masa Depan
Ketua Umum Periklindo, Moeldoko, menyampaikan rasa bangga atas suksesnya PEVS 2026. Ia menilai bahwa tingginya jumlah kunjungan dan aktivitas transaksi merupakan indikator nyata bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia sedang dalam fase pertumbuhan yang signifikan.
“Rasanya empat hari berlalu begitu cepat, terlebih melihat suasana pameran yang tetap ramai dan antusiasme pengunjung yang tidak surut sejak hari pertama hingga penutupan,” ujar Moeldoko. Ia juga mengapresiasi inisiatif Dyandra Promosindo melalui program cashback, yang dinilai memberikan dampak besar dalam membuka akses bagi masyarakat umum untuk memiliki kendaraan listrik.
Moeldoko menegaskan bahwa Periklindo akan terus menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah. “Jika ada persoalan yang dihadapi industri, kami akan menyampaikannya agar bisa dicarikan solusi bersama. Pemerintah telah memberikan dukungan luar biasa, maka kita semua harus tetap optimistis dan bersinergi demi kemajuan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.”
Direktur Dyandra Promosindo, Rumpoko Hadi, menambahkan bahwa suksesnya PEVS 2026 bukan hanya soal angka kunjungan, tetapi juga tentang perubahan mindset masyarakat terhadap transportasi modern. “Ini bukti nyata bahwa kendaraan listrik sudah menjadi primadona. Kami melihat antusiasme yang luar biasa, baik dari sisi transaksi maupun partisipasi aktif dalam berbagai program edukatif dan komunitas.”
Masa Depan yang Cerah untuk Mobilitas Listrik
Dengan pencapaian ini, PEVS 2026 tidak hanya menjadi pameran tahunan, tetapi juga momentum penting dalam mempercepat transformasi transportasi nasional menuju zero emission. Ke depan, harapan besar ditempatkan pada kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat untuk menciptakan infrastruktur yang mendukung, regulasi yang kondusif, serta budaya penggunaan kendaraan listrik yang lebih luas.
PEVS 2026 telah menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi salah satu pemimpin mobilitas listrik di kawasan Asia Tenggara. Dan dengan semangat inovasi, kolaborasi, serta kepercayaan publik yang terus tumbuh, masa depan transportasi yang bersih dan berkelanjutan bukan lagi sekadar mimpi.












