Daerah  

Semangat Tumpas Narkoba, MAN 3 Banyuwangi Bersinergi dengan YAN LPSS Gelar Sosialisasi P4GN


​awasnews .com BANYUWANGI, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Banyuwangi menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkarakter. Bertempat di lingkungan madrasah, MAN 3 Banyuwangi sukses menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Senin (2/11/2026) pagi.

​Kegiatan ini merupakan hasil sinergi strategis antara Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) bersama Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS) yang berada di bawah naungan BNNK Banyuwangi. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala MAN 3 Banyuwangi, Wakil Kepala Madrasah (Waka), Guru BK, Pengawas, serta para siswa-siswi yang juga tergabung sebagai Duta Anti Narkoba dan Duta Anti Bullying MAN 3 Banyuwangi.
​
​Acara yang berlangsung penuh semangat ini mengusung slogan utama: “Semangat Tumpas Narkoba demi Mewujudkan Banyuwangi Bersinar, Bersih dari Narkoba…!” Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang dibawakan langsung oleh Ketua YAN LPSS Banyuwangi, Hakim Said, SH, bersama tim pemateri Niarotul Muharomah.

​Kepala MAN 3 Banyuwangi, Bambang Irawan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Ia menegaskan bahwa pihak madrasah akan terus membuka pintu bagi kolaborasi positif demi melindungi peserta didik dari bahaya laten narkoba dan kenakalan remaja.

​”Kami di MAN 3 Banyuwangi menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi bersama YAN LPSS, RKB, dan BNNK Banyuwangi ini. Benteng pertahanan utama anak-anak kita adalah pemahaman yang kuat sejak dini. Melalui kegiatan P4GN ini, kami berharap para siswa tidak hanya tahu bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sosial mereka,” ujar Bambang Irawan.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua YAN LPSS Banyuwangi, Hakim Said, SH, menekankan pentingnya peran aktif kalangan dunia pendidikan dalam membentengi generasi muda dari ancaman barang haram. Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni sekolah dan keluarga.

​”Narkoba adalah musuh bersama yang nyata bagi masa depan bangsa. Perjuangan melawan narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah; butuh kolaborasi pentahelix seperti hari ini. Kami bangga melihat semangat luar biasa dari para siswa dan jajaran civitas akademika MAN 3 Banyuwangi yang sangat peduli terhadap masa depan generasi bangsa,” ungkap Hakim Said.

​Sementara itu, pemateri P4GN dari YAN LPSS, Niarotul Muharomah, memberikan pembekalan interaktif kepada para siswa. Ia memaparkan berbagai dampak buruk penyalahgunaan narkotika serta cara mengenali modus peredaran gelap yang kerap mengincar kalangan remaja.

​”Remaja sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, ketahanan mental dan kemampuan menolak ajakan negatif adalah kunci. Kehadiran Duta Anti Narkoba dan Duta Anti Bullying di MAN 3 Banyuwangi ini harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan energi positif di kalangan teman sebaya,” pesan Niarotul Muharomah di hadapan para siswa.

Sebelumnya, ​gelora “War on Drugs” di MAN 3 Banyuwangi
​diserukan bersama-sama untuk membakar semangat seluruh peserta dengan meneriakkan yel-yel anti narkoba secara bersama-sama yang dipandu oleh Ketua YAN LPSS.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *