IBI Kosgoro usulkan kampus terakreditasi masuk prioritas KIP


IBI Kosgoro 1957 Mendorong Perguruan Tinggi Berakreditasi “Baik Sekali” Diperhatikan dalam Penyaluran KIP Kuliah

Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957 menegaskan pentingnya memprioritaskan perguruan tinggi yang memiliki akreditasi “Baik Sekali” dalam penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk memperluas akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi, terutama mereka yang berasal dari keluarga menengah ke bawah.

Ketua Umum Yayasan Universitas Kosgoro 1957, Rambe Kamarul Zaman, menyampaikan bahwa pemerintah sebaiknya tidak hanya fokus pada kampus-kampus berstatus unggul, tetapi juga memberikan perhatian pada institusi dengan akreditasi “Baik Sekali”. Menurutnya, banyak dari perguruan tinggi tersebut menampung mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.

“Kami memohon agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya memprioritaskan kampus berstatus unggul,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara puncak peringatan Dies Natalis ke-14 IBI Kosgoro 1957 yang bertema “Sinergi dalam Inovasi: Membangun Generasi Unggul untuk Masa Depan Gemilang”. Acara digelar di Graha Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, pada Sabtu (25/7/2026).

Peran KIP Kuliah dalam Pemerataan Akses Pendidikan

KIP Kuliah adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Tujuan utamanya adalah agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani oleh biaya kuliah. Program ini menjadi salah satu upaya pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.

Menurut Rambe, perguruan tinggi dengan akreditasi “Baik Sekali” juga perlu mendapatkan perhatian dalam penyaluran bantuan pendidikan karena jumlah mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah cukup besar. Ia berharap IBI Kosgoro 1957 dapat mendapatkan kuota KIP Kuliah, baik melalui alokasi reguler pemerintah maupun jalur aspirasi DPR RI.

Tantangan dan Harapan di Dunia Pendidikan

Rektor IBI Kosgoro 1957, Hazwan Yunaz, mengatakan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan penguatan kolaborasi dan inovasi. Ia optimis bahwa dengan semangat kebersamaan, kepemimpinan yang visioner, serta budaya dan sinergi, perguruan tinggi ini akan mampu tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing global.

“Kami optimis bahwa dengan semangat kebersamaan, kepemimpinan yang visioner, budaya, inovasi, dan sinergi akan mampu tumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dengan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pesan untuk Mahasiswa

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave A.F. Laksono mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya membangun karakter dan integritas.

“Bangunlah karakter yang kuat, jadilah pribadi yang ikhlas melayani, berintegritas, sapa, salam, sopan, dan santun,” pesannya.

KIP Kuliah dan Bantuan Lainnya

Selain KIP Kuliah, IBI Kosgoro 1957 juga menyoroti program bantuan pendidikan lain seperti Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Menurut Rambe, program-program ini harus diberikan secara merata agar semua mahasiswa berkesempatan untuk berkembang.

Dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-14, IBI Kosgoro 1957 juga menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *