Persiapan Porprov Kaltim 2026 Mulai Berjalan
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Paser kini mulai memasuki tahap persiapan lebih lanjut. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat koordinasi bersama Panitia Besar (PB) Porprov Paser untuk membahas berbagai aspek terkait penyelenggaraan acara tersebut.
Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat KONI Kaltim, Kota Samarinda, pada Jumat (17/7/2026), menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa semua persiapan dapat berjalan dengan baik. Salah satu poin utama yang dibahas adalah kesiapan Paser sebagai tuan rumah Porprov ke-VIII Kaltim yang akan berlangsung pada 14–27 November 2026.
Penetapan Cabang Olahraga dan Nomor Tanding
Salah satu prioritas utama dalam rapat ini adalah penetapan cabang olahraga (cabor) dan nomor tanding yang akan dipertandingkan. Ketua Harian PB Porprov Paser, Katsul Wijaya, menyatakan bahwa saat ini fokusnya terletak pada pengambilan keputusan mengenai cabor dan nomor tanding yang akan diikutsertakan.
“Berdasarkan masukan dan dukungan dari Dispora provinsi serta KONI Kaltim, insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan menetapkan cabor dan nomor tanding tersebut. Tadi sudah diminta dua atau tiga hari ke depan, paling tidak minggu depan penetapannya,” ujar Katsul.
Keputusan ini sangat penting karena akan menjadi dasar bagi penyusunan jadwal pertandingan, kebutuhan sarana dan prasarana, serta kesiapan masing-masing cabang olahraga dalam mengikuti pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Penyesuaian Menunggu Kepastian Anggaran
Katsul juga menjelaskan bahwa penundaan penetapan nomor tanding disebabkan oleh perlu adanya kepastian bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Ia menegaskan bahwa suksesnya penyelenggaraan Porprov membutuhkan pendanaan yang besar, mengingat acara ini merupakan pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur.
“Kami ingin kepastian dukungan anggaran, terutama dari provinsi. Penyesuaian ini juga terkait transisi kepengurusan KONI Kaltim, sehingga kami tidak ingin terburu-buru,” tambahnya.
Dukungan Anggaran dari Dispora Kaltim
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman, memastikan bahwa bantuan anggaran dari provinsi telah disiapkan sebesar Rp20 miliar dari usulan awal PB Porprov senilai lebih dari Rp60 miliar.
“Anggaran yang kita siapkan saat ini sekitar Rp20 miliar, insyaallah sudah ada dan mudah-mudahan tidak berubah lagi,” ungkap Rasman.
Dana tersebut difokuskan untuk kebutuhan pertandingan seperti perangkat pertandingan, konsumsi, akomodasi, transportasi, dan jersey. Namun, anggaran tersebut tidak mencakup honor panitia, wasit, juri, maupun sumber daya manusia (SDM) lainnya.
“Kita minta cabang olahraga memahami kondisi fiskal saat ini. Ada efisiensi anggaran, sehingga perlu pengertian bersama. Anggaran yang ada juga sudah termasuk biaya pengiriman peralatan pertandingan untuk 15 cabor yang dihibahkan oleh Dispora Kaltim,” pungkasnya.
Peran Penting KONI dan Dispora
KONI dan Dispora Kaltim memiliki peran penting dalam memastikan bahwa Porprov Kaltim 2026 dapat berjalan dengan lancar. Selain mendukung anggaran, kedua institusi ini juga memberikan masukan dan arahan agar penyelenggaraan acara bisa sesuai dengan standar nasional.
Dengan penyelesaian beberapa tahapan, seperti penetapan cabor dan nomor tanding, serta pengamanan anggaran, Porprov Kaltim 2026 semakin mendekati realisasi. Masyarakat dan atlet di seluruh Kalimantan Timur tentu sangat antusias menantikan ajang olahraga besar ini.












