Daerah  

Bupati Pamekasan Beri Apresiasi ke Team Persepam, Lolos ke Babak 8 Besar Liga 4 Nasional


PAMEKASAN, Media Awas. Com–Bupati Pamekasan Kholilurrahman memberikan apresiasi kepada Team Persepam Pamekasan dan mendapat sambutan meriah setibanya di Pendopo Ronggosukowati, Sabtu (24/1/2026), usai memastikan lolos ke babak 8 besar Liga 4 Nasional.

Kepulangan Tim berjuluk Sape Kerap sepanjang perjalanan menuju pendopo, disambut antusias oleh masyarakat dan pelajar yang berjejer di tepi jalan.
Setibanya di halaman pendopo, sejumlah anak sekolah tampak mengibarkan bendera Merah Putih sambil menyambut para pemain dan ofisial tim berjuluk Laskar Ronggosukowati itu.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian Persepam yang kembali menorehkan prestasi.

Ia mengenang, pada periode pertamanya menjabat sebagai bupati, Persepam pernah menembus kasta tertinggi sepak bola nasional.

“Pada periode pertama saya berada di pendopo, kami berhasil mengawal Persepam hingga tembus ke ISL. Saat itu namanya berubah menjadi Persepam Madura United,” ujar Kholilurrahman.

Ia berharap, semangat yang sama kembali terbangun agar Persepam suatu saat bisa kembali menembus level tertinggi, Liga 1.

“Sekarang kita lebih semangat lagi, bagaimana persiapan bisa tembus ke strata teratas, yaitu Liga 1,” katanya.

Ia menilai, keberhasilan Persepam sejauh ini patut disyukuri karena tidak membebani keuangan daerah.

“Alhamdulillah dari awal sampai saat ini Persepam tidak pernah mengganggu kami dalam masalah dana. Saya tidak tahu persis dapat dari mana sumber dananya, kok bisa seperti ini,” katanya.

Ke depan, Kholilurrahman mendorong adanya terobosan penggalangan dana dengan melibatkan partisipasi pengusaha lokal.

“Insya Allah, jika sudah dipadukan dengan pengusaha-pengusaha kita, akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurut dia, sepak bola memiliki makna filosofis yang penting bagi pembangunan karakter masyarakat.

“Sepak bola membangun sportivitas, semangat kebersamaan, dan kerja sama yang baik,” kata Kholilurrahman.

Ia pun menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan olahraga di Pamekasan, tidak hanya sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lain yang mulai berkembang.

“Tekad kita sudah bulat. Sekali layar terkembang, pantang kembali pulang sebelum kita menang,” ujarnya

Sementara Manajer Persepam Pamekasan Abdul Razak mengaku tidak menyangka timnya akan mendapat sambutan luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan masyarakat.

“Kami tidak menyangka sambutan yang begitu luar biasa dari Pemkab Pamekasan,” ujar Razak.

Ia mengatakan, perjalanan Persepam hingga menembus babak 8 besar tidaklah mudah.

“Tidak mudah melewati semua fase ini. Saya sendiri sempat mendapat kartu merah. Tapi semangat pemain tetap membara, sehingga kami bisa lolos ke 8 besar nasional Liga 4,” katanya.

Abdul Razak menyebut, keberhasilan Persepam tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk fasilitas bus yang digunakan tim selama delapan hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada saudara kita Mukti Ali. Tanpa beliau, kami tidak akan ke mana-mana dengan nyaman. Kami difasilitasi bus gratis selama delapan hari. Ke mana-mana kami pakai bus itu,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *