Layanan Pertanahan Tetap Berjalan di Hari Libur, Masyarakat Puas
Pada hari pertama Tahun 2026, masyarakat tetap bisa mengakses layanan pertanahan. Hal ini terbukti oleh Wibawa, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang mengurus administrasi pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara pada Kamis (01/01/2026). Meskipun tanggal tersebut bertepatan dengan libur nasional Tahun Baru, ia tetap mendapatkan pelayanan yang baik.
Wibawa mengatakan bahwa ia sebelumnya mendapat informasi bahwa layanan pertanahan tetap beroperasi pada tanggal 1 Januari. Awalnya ia meragukan hal tersebut, namun setelah datang ke kantor pertanahan, ia menemukan bahwa informasi itu benar. “Saya dilayani dengan baik dan BPN sangat bagus,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri dan seluruh jajaran ATR/BPN yang memberikan layanan pada hari libur.
Tujuan kedatangan Wibawa ke kantor pertanahan adalah untuk mengurus Roya atas rumah susun yang ia tempati. Menurutnya, pelayanan yang tetap berjalan di masa libur sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja biasa.
Layanan pertanahan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah dirasakan manfaatnya sejak tanggal 25 dan 26 Desember. Kehadiran layanan di hari libur ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat dan efisien tanpa harus menunggu hari kerja normal.
Selain layanan khusus di masa libur Nataru, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pertanahan melalui Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Program ini dibuka setiap hari Sabtu di kantor pertanahan, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak sempat mengurus administrasi pertanahan pada hari kerja.
Wibawa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang tetap hadir dan melayani masyarakat di tengah hari libur. “Terima kasih juga kepada seluruh jajarannya yang sudah mau datang di hari libur untuk melayani kami semua. BPN top abis!” tutupnya.
Pelayanan pertanahan yang tetap berjalan pada hari libur ini menunjukkan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan adanya layanan seperti ini, masyarakat tidak perlu khawatir lagi jika ada urusan penting yang harus segera diselesaikan meskipun jatuh pada hari libur.
Beberapa layanan tambahan juga tersedia untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Misalnya, layanan online yang memudahkan pengajuan dokumen secara digital. Selain itu, kantor pertanahan juga menyediakan layanan konsultasi yang bisa diakses melalui telepon atau media sosial.
Dengan peningkatan kualitas layanan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi pertanahan, diharapkan semakin banyak orang yang memanfaatkan layanan yang tersedia. Ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan yang berjalan.
Pengalaman Wibawa menunjukkan bahwa layanan yang ramah dan efisien dapat menciptakan rasa puas dan kepercayaan dari masyarakat. Dengan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, Kementerian ATR/BPN diharapkan dapat menjadi contoh dalam memberikan layanan publik yang berkualitas.
