Daerah  

Setiap Pagi, Warga Aik Anyut Angkut Barang ke Tempat Tinggi untuk Hindari Banjir Rob


Warga Kampung Aik Anyut Menghadapi Banjir dengan Tindakan Pencegahan

Warga di Kampung Aik Anyut, Kecamatan Sungailiat, harus mengambil langkah-langkah khusus untuk melindungi barang-barang mereka dari ancaman banjir. Setiap pagi, warga setempat terlihat sibuk mengangkat barang elektronik, kasur, dan benda berharga lainnya ke atas meja atau kursi. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah kerusakan akibat air yang terus menggenangi kawasan tersebut.

Banjir yang terjadi beberapa hari terakhir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta meluapnya dam besar di dekat permukiman. Akibatnya, banyak rumah warga terendam air. Salah satu contohnya adalah rumah milik keluarga Rini, yang berada di RT 04, Dusun Air Anyut, Kelurahan Kuday, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Pada pagi hari Selasa (9/12/2025), Rini bersama kerabatnya berkumpul di rumah orangtuanya untuk membantu mengevakuasi barang-barang. Saat itu, air sudah masuk ke dalam rumah dan mencapai ketinggian sekitar mata kaki orang dewasa. Di luar rumah, air bahkan lebih tinggi lagi, mencapai sebetis.

“Ini belum terlalu naik, kemarin sampai selutut,” kata Rini saat diwawancarai. Ia menjelaskan bahwa kawasan ini sering terkena banjir, terutama pada akhir tahun ketika musim penghujan berlangsung dengan intensitas tinggi dan air laut pasang.

Setiap pagi, warga setempat merasa waspada karena banjir bisa datang kapan saja. Mereka biasanya mulai mengangkat barang-barang sekitar pukul 7 pagi. Namun, surutnya banjir tidak bisa diprediksi. Kadang air mulai surut pada siang hari, tetapi juga bisa terus menggenangi area hingga sore.

Rini mengakui bahwa banjir ini sangat mengganggu aktivitas harian mereka. “Terganggu lah, masak pon dak tau,” ujarnya. Kehidupan sehari-hari seperti memasak, beraktivitas di luar rumah, dan bahkan tidur menjadi lebih sulit karena kondisi banjir yang tidak pasti.

Beberapa warga lainnya juga mengalami hal serupa. Mereka terpaksa mengubah cara hidup mereka agar bisa tetap aman dan nyaman meski terus menghadapi banjir. Banyak dari mereka memilih untuk menyimpan barang berharga di tempat yang lebih tinggi dan memperhatikan perkembangan cuaca secara terus-menerus.

Meskipun demikian, masyarakat setempat tetap berusaha untuk tetap tenang dan saling membantu dalam menghadapi situasi ini. Mereka percaya bahwa dengan kesiapsiagaan dan tindakan preventif, dampak banjir dapat diminimalkan.

Selain itu, beberapa warga juga berharap pemerintah setempat dapat segera melakukan tindakan jangka panjang untuk mencegah banjir berulang. Termasuk memperbaiki sistem drainase dan mengoptimalkan pengelolaan air di kawasan tersebut.

Dengan situasi yang terus berlangsung, warga Kampung Aik Anyut terus beradaptasi dan berjuang untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan diri serta keluarga mereka.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *