Daerah  

Nick Kuipers Haru Bertemu Bobotoh di GBLA


Kembalinya Nick Kuipers ke Bandung dan Kenangan Bersama Persib

Nick Kuipers, bek asal Belanda yang pernah memperkuat Persib Bandung selama lima musim, kembali menginjakkan kakinya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Arena olahraga yang memiliki kapasitas 38 ribu penonton ini pernah menjadi tempat ia bermain bersama tim kebanggaan Bobotoh sejak musim 2019 hingga 2024.

Kembalinya Kuipers ke Bandung terjadi dalam laga tandang Dewa United melawan Persib Bandung pada Jumat (21/11/2025) malam. Di pertandingan tersebut, ia bertemu kembali dengan para suporter setia Persib, Bobotoh, yang selama ini memberikan dukungan besar kepada dirinya. Meski kini ia berada di sisi lawan, Kuipers tetap menunjukkan rasa hormat terhadap mantan rekan-rekannya dulu.

Dalam sesi pemanasan sebelum pertandingan, Kuipers bahkan menghampiri kubu Persib dan menyapa beberapa pemain seperti Beckham Putra, Marc Klok, Robi Darwis, serta official tim. Tindakan ini menunjukkan sikapnya yang tidak ingin memperlihatkan konflik antara dua klub yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.

Setelah pertandingan, Kuipers mengungkapkan perasaannya setelah kembali ke Bandung. Ia merasa sangat senang bisa kembali ke GBLA dan bertemu kembali dengan para suporter. “Luar biasa bisa kembali, bertemu suporter lagi dan perasaan yang bagus bermain lagi di sini,” ujarnya.

Kuipers juga menyampaikan bahwa Bobotoh dan Persib Bandung adalah keluarga baginya. Selama lima musim bersama, ia berhasil memperoleh dua gelar juara, meskipun akhirnya harus meninggalkan klub di akhir musim kemarin. “Ya mereka (Bobotoh) berada di sana dan selalu senang melihat mereka. Mereka membawa suasana yang bagus. Jadi saya sangat senang bisa bermain di sini dan selalu bagus ketika kembali ke Bandung dan bermain di GBLA. Saya bisa bertemu lagi semuanya, kami sudah seperti keluarga selama sekitar lima tahun,” ucap Kuipers yang mengenakan nomor punggung 2.

Meski merasa bahagia atas kembalinya ke Bandung, Kuipers tidak sepenuhnya puas karena timnya harus pulang dengan kekalahan. Dewa United kalah 1-0 dari Persib Bandung dalam pertandingan tersebut. Ini menjadi kekalahan kelima beruntun bagi Dewa United yang dilatih oleh Jan Olde Riekerink.

“Saya rasa kami sudah bermain dengan bagus. Sulit untuk mengatakannya, kadang ini terjadi dan kadang dibutuhkan keberuntungan. Mereka juga mendapatkan penalti, yang menurut saya itu seharusnya bukan. Semuanya sulit bagi kami sekarang,” tutur Kuipers.

Pengalaman kembalinya Kuipers ke Bandung menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional antara pemain dengan suporter dan klub lamanya. Meski kini berada di sisi lawan, ia tetap menjaga hubungan baik dan menunjukkan sikap profesional. Dengan pengalaman dan kenangan yang dimilikinya, Kuipers tetap menjadi sosok yang dihormati oleh banyak orang di dunia sepak bola Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *